Ellipsis
Fahrizon Ilmar Al-Farisyrenungan sepertiga malamsedikit cemas banyak rindunyateks renungan malam paling sedihkata-kata tentang senja dan rindu
Beradu argumen dengan kata-kata kotor dan perkelahian adalah ritual yang sering kami lakukan sebelum beranjak tidur.
Sekilas aku melirik mereka yang terlelap pulas di dalam ruangan ini. Jumlahnya mungkin belasan sampai dua puluhan. Entahlah, aku tidak tahu pasti. Aku tidak pernah menghitung jumlah mereka dengan seksama. Mereka tidur dengan posisi yang berbeda-beda. Ada yang telungkup, telentang, miring dan berpelukan. Mereka berjejalan dan terkadang saling tindih seperti sale pisang yang dijemur di atas para-para; lusuh, dekil, berminyak dan beraroma menyengat seperti kencing kuda.