Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

-oOo- Siang menjelang sore hari berikutnya itu hujan baru saja berhenti. Taman kecil di antara dua sekolah tampak lebih sepi dari biasanya, air masih menetes dari daun jambu, dan tanah di bawah bangku besi lembap masih berbau tanah basah. Nayottama berjalan pelan, memayungi Karin yang melompat-lompat kecil di sampingnya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Adrian menghela napas lega, sementara Keira merasa sedikit lebih tenang. Ini mungkin bukan penerimaan yang sepenuhnya, tapi setidaknya mereka telah mengambil langkah besar. Di luar, hujan telah berhenti, menyisakan aroma tanah basah yang menenangkan. Mungkin, seperti hujan yang reda, badai di antara mereka juga perlahan mulai mereda. Hujan gerimis masih meninggalkan jejaknya di dedaunan dan jalanan berbatu di halaman rumah keluarga Adrian.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

--- Tanah yang Salah Wilayah di depan tim bukan lagi hutan hidup, melainkan padang abu yang terasa seperti bekas letusan gunung. Meliora berjongkok, mengambil segenggam tanah yang langsung hancur jadi serbuk di telapak tangannya. > “Ini buatan. Tanah asli diubah struktur magisnya,” gumamnya. Ryn menambahkan, “Sama seperti simpul pertama, tapi jauh lebih ekstrem. Mereka tak ingin ada yang lewat tanpa meninggalkan jejak... atau tubuh.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

Dia tak menjawab, namun napasnya membunyikan desahan sesak. Pedro masih belum bangun. Hujan sempurna berhenti—hanya menyisakan titik-titik air dari dedaunan. Tanah hitam yang tadinya gersang beralih menjadi lembap. Angin sepoi-sepoi mengembuskan hawa sejuk yang membuat telapak tangan memerah. Akar-akar menjalar yang saling lintang dan bertubrukan terlihat mengkilau karena tertimpa sinar bulan—buatan.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Apa mereka akan gagal lagi? Tapi kalau tidak gagal, akan seperti apakah hasilnya? “Michael, lihat!” Bella tiba-tiba menunjuk tanah dengan gembira. Saat Michael melihat ke arah yang ditunjuk Bella, dia melihat tanah Lembah Kematian yang tandus mengeluarkan air dari bawah dan tanah terdalam mulai sedikit lembab. Michael juga gembira luar biasa. Retakan-retakan tanah yang menganga kering mulai pulih. Tanah menjadi lembab karena air bernutrisi.
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67.9K kali sebagai bau tanah setelah hujan
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Baca Semua Ulasan
Selena (Shirea book 2)

Selena (Shirea book 2)

Aku tak menyangka tanahnya akan begitu licin hingga terpeleset beberapa kali dan mengotori pakaianku. Aku mulai mencatat beberapa hal yang kuamati, termasuk kemiringan tebing dan bebatuan. Selain itu, curah hujan tinggi menjadi sebab utama setelah Keylion mengalami musim kemarau panjang hingga tanahnya mengering dan retak. Bukan hanya itu, mayoritas pepohonan di sini bukan lah jenis pohon yang memiliki akar kuat. Jadi tidak heran jika sepanjang jalan mendaki, ada banyak pohon miring atau bahkan melengkung.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Atau Takdir

Cinta Terlarang Atau Takdir

Aruna bertanya setengah menggerutu. “Kemarin ada banjir bandang yang membuat tanahnya basah yang kemudian dilalui mobil-mobil besar jadi ketika mengering tanahnya akan membentuk jejak ban … itu yang membuat jalannya jadi rusak.” Pak Robby menjelaskan. “Oh ….” Aruna bergumam.
1030.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 939 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Menyeramkan. Sampai pada jalanan rusak. Basri mengurangi kecepatan motor. Jalanan itu berlubang parah. Beberapa di antaranya terisi air. Ya, mungkin di daerah ini baru saja turun hujan. Aspal pun terlihat basah. Aroma tanah tertimpa hujan masih tertinggal. Oh, Tiara selalu suka dengan aroma seperti ini, tapi untuk kali ini dia tak menyukainya. Aroma sedap itu tak selaras dengan situasi yang terjadi.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Tanah itu masih lembap saat kita tiba. Aroma hujan semalam masih melekat, seakan bumi belum selesai menutup luka-lukanya. Langkah kita pelan, seolah takut mengganggu sesuatu yang sedang tidur tipis di bawah permukaan tanah yang gelap. Aira berhenti terlebih dahulu. Bukan karena lelah, tetapi karena ada sesuatu yang ditatapnya—sesuatu yang tidak terlihat oleh mata biasa, namun sangat jelas di matanya yang dipenuhi sisa-sisa masa lalu.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

jawab Kael. Hutan berhenti. Tanah turun, membelah menjadi jalur curam yang mengarah ke dinding lembah hitam. Tidak ada cahaya yang masuk, tidak ada suara yang keluar. Di sini, hujan pun berhenti, bukan karena terlindung, tapi karena udara menelan tetesannya. Bayangan Kael menyebar, menyentuh tanah, dan tanah membalas, seperti makhluk tidur yang mengenali darahnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai bau tanah setelah hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status