Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita di Pusara Suamiku

Wanita di Pusara Suamiku

Selama ini Bude Rumi tinggal sendirian di rumah besarnya tentu saja keberadaan asing tersebut membuatnya tanda tanya. Lamat-lamat Mala mendengar suara seorang laki-laki tengah berbincang dengan Bude Rumi di ruang tengah. Mala yang berada di depan rumah agak ragu untuk masuk meski pintu rumah terbuka lebar mendandakan pemiliknya tengah berada di dalam rumah. "Mbah Rumi… ." panggil Kinanti tanpa diaba-aba. Mala terkejut dengan tingkah anaknya. Perbincangan yang tadi masih didengarnya kini senyap.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar Adalah Maut

Kakak Ipar Adalah Maut

Bima berdiri dan berkata dengan suara lantang. “Lo, Bima, nggak usah ikut campur, ini rumah keluarga gue.” Seru Gala, dia juga kesal dengan Bima. Emangnya dia siapa di rumah ini? Bima tersenyum, berdecih, mengibaskan rambutnya yang sedikit gondrong lalu senyuman itu menjadi senyuman sinis saat menatap Calya dan berkata, “Ah, apa gue perlu ngeluarin sebuah fakta sama kalian berdua, tentang hak gue di rumah ini?”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Suami Sang Pendonor

Suami Sang Pendonor

Di mana tampaknya Asisten Rumah Tangga baru ini adalah salah satu orang yang tak beruntung itu. Namun sebenarnya Anggun masih bingung harus dikualifikasikan kepada yang mana wanita itu dilihat dari yang diperhatikannya sejauh ini. ‘Beliau mungkin tak bisa bicara. Tapi… masalahnya tadi walau kupanggil beberapa kali pun beliau tidak mendengarkan sama sekali. Ibu bilang orang tuli atau bisu memang biasa bicara menggunakan bahasa isyarat, karena selain yang bisu tidak bisa mengutarakan yang dia katakan, mereka yang tuli biasanya terlahir tanpa bisa mengenali bahasa yang digunakan oleh manusia normal di sekitarnya. Sehingga mereka juga menggunakan gerakan tangan untuk berkomunikasi. Mungkinkah me
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

tanya Doni. "Mereka susah di ajak serius, di ajak curhat malah melenceng kemana mana, gak ada alasan buat aku pulang. Aku ngerasa udah gak ada rumah yang cocok buat hidup." jawab Bima tersenyum tipis. [Omong kosong! rumahmu ada di kondisi teman-teman mu! alasanmu pulang ada di ketiga ibumu! alasanmu hidup ada di Aulia! cuma kau saja yang tidak peka! dasar bodoh!]
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Gara-gara pertanyaan itu, percakapan mereka kembali dimulai hanya untuk memecah keheningan setelah tadi hanyut dalam kekaguman. “Setahu gue sih cuman Presiden dan keluarganya doang yang sanggup ngebeli rumah kayak gini. Bokap gue juga gak bakalan mampu deh soalnya mewah banget. Dari luar aja udah keliatan berkilau gitu,” jawab Rama yang kemudian mengoceh karena tidak berhenti mengagumi rumah orang lain. Dia melanjutkan setelah menarik napas, “Apalagi dalamnya. Istana banget pastinya.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Rumah Risa

Rumah Risa

Laras bertekad untuk mengungkap kebenaran di balik misteri ini. Di malam hari, saat Laras berusaha tidur, dia mendengar suara berbisik di dalam rumah. Suara itu terdengar seperti suara seseorang yang sedang berbicara dengan lembut, tetapi dia tidak bisa menentukan dari mana asalnya. Dengan hati-hati, Laras mengikuti suara tersebut ke ruang utama tempat cermin berada.
10964 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Menikahi Guru Killer

Menikahi Guru Killer

tanya Pak Jonathan sembari tertawa mendengar pernyataanku, “cacat? Rumah kan memang nggak bisa bicara, nggak bisa dengar apalagi jalan.” “Ish! Emangnya keong, bisa jalan. Bukan gitu juga, maksudku. Yaah … siapa tahu, ternyata rumah ini bersebelahan dengan kuburan. Atau … rumah sengketa, atau ….” Aku berhenti dan memikirkan kemungkinan buruk lain yang bisa saja terjadi. “Atau apa?” tantangnya, “kamu mau dengar nggak, rumah ini memang ada kisahnya.”
9.819.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Chocoberry pie
Sebagai wujud apresiasi dan terima kasih buat para pembaca novel Choco sehingga novel ini menjadi juara 1 small contest, maka Choco berniat buat bagi koin yang Choco dapat sepenuhnya buat kalian. YEAY!! Gimana syaratnya? Gampang aja. 1. Follow akun IG choco di Chocoberry_author. Ini wajib ya,
Diajheng
harusnya kamu ikutan beli makanan tadi vena jadi pas kamu denger rahasia dari alea kamu ngga pingsan... siapkan kuping juga hatimu lea... jangan lupa jantung mu iket dulu ngeri lompat jatuh ke perut saking kagetnya kamu......
Baca Semua Ulasan
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

umpatnya. Ya, memang jelas terlihat bahwa para penghuni rumah itu masih berbincang, tampak jelas dari gerakkan bibir mereka. Hal itu lantas membuat bu Lela kesal, tetapi meskipun begitu ... Ia tetap masih mengantongi beberapa berita yang sangat hangat untuk dijadikan bahan obrolan dengan rekan sesama teman gosipnya nanti.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

BAM BAM BUM BAM BUM BAM BAM BUM BAM BAM BUM (perut kiriku memerah) "Ada apa? Apa kamu sudah menyerah?" tanya Eli sambil mengejekku. BAM BAM BAM BUM BAM BAM BAM BUM BAM (perut bagian kananku membiru) "Kelihatannya kamu ini lemah sekali ya..," ucap Eli sambil mengejekku lagi. BAM BAM BAM BUM BAM BAM BAM BUM BAM BAM (perut kananku membengkak)
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

"Banyak, Mbok, tukang listrik yang mbersihkan lampu-lampu kristal ada sendiri, tukang yang mbersihkan kolam dan aquarium ada sendiri lalu-- Perjalanan dua wanita beda usia itu dipenuhi percakapan dan baru berhenti saat bi Lisa memencet bel yang pemilik rumahnya langsung keluar dengan bule kecil yang tampak semangat dengan senyum lebar. "Your friend come, Mommy!!" "Oalah Bule cilik iku bisa ngomong bahasa kita ndak, Lis?" tanya Mbok Sumi yang suara medoknya tak terukur.
9.79.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai bel rumah bisa bicara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status