Suami Perkasa
Yang ada hanyalah pelukan panjang, kulit yang menyentuh kulit, napas yang menyatu, dan bisikan-bisikan lirih yang hanya bisa dimengerti oleh dua orang yang benar-benar saling membuka hati.
Di luar, ombak masih bernyanyi. Dan di dalam kamar itu, malam pertama mereka menjadi awal dari sebuah bab baru—bukan sebagai dua petarung, tapi sebagai dua jiwa yang memilih untuk bertarung bersama, dalam satu tim, mengarungi hidup.
--
Di balik pintu, dua bayangan terlihat mengintip sambil menahan tawa.
“Taruhan, Ruby. Livia bakal tumbang dalam dua hari,” bisik Keira sambil menahan suara.
ตอนยอดนิยม