Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengkhianatan Tercintaku

Pengkhianatan Tercintaku

"Selama kita punya waktu, kita nikmati. Aku janji akan selalu ada untuk kamu." Air mata Ana mengalir. "Aku mau kita selalu begini, Mas." Sam menyeka air matanya, tersenyum hangat. "Kita akan selalu bersama, Sayang. Sampai akhir.” Tapi itu hanya potongan dari mimpi indah yang berubah jadi luka paling dalam. Janji itu ternyata tak lebih dari bayang semu—sebuah harapan yang terhempas begitu saja. Malam itu, satu tahun lalu, mobil yang Ana kendarai sepulang kerja ditabrak truk dari arah berlawanan. Setelahnya, semuanya gelap.
751 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Satu-satunya cara adalah menggunakan orang bayaran yang sering digunakannya untuk menyelidiki kejahatan besar. "Kalian bersedia menculik salah satu petinggi Organisasi Hitam?Bayaran kalian akan ditransfer secepatnya setelah kalian menyetujui permintaanku ini!" seru Aaron kepada beberapa pria bersenjata yang biasa membantunya apabila dia hendak menyusup ke sarang organisasi kejahatan. "Hidup atau mati, Bos?" tanya salah satu pria bersenjata ini.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

"Ya, aku memang ingin sekali menghujam dan mengoyak jantungmu. Bagaimanapun, kamu yang sudah membunuh ayahku!" "Tapi dia bilang, dia mau aku jadi orang baik." "Jadi, aku merasa lebih baik dengan kalian yang kehilangan segalanya seperti ini. Buatku, ini balasan yang setimpal." "Tapi, ada satu hal yang menurutku pasti kalian akan tertarik." Aku menyerahkan padanya sebuah laporan hasil tes DNA. "Ini adalah tes DNA Melisha dengan kalian. Coba lihat, apa rasanya sudah membunuh putri kandungmu dengan tanganmu sendiri?"
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Tersesat

Tersesat

ucap Banuwati selanjutnya. "Really? So, I have to trust someone the one already sole me?" Nay memberondong Banuwati dengan pertanyaan dengan nada sinis. Banuwati masih menatap lembut wajah Nay, tatapannya berusaha meyakinkan. Nay justru menyeringai sinis.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
BETVIEL

BETVIEL

Rezvan membalas, "Aku akan melonggarkan ini. Tapi, kau harus segera memberitahu aku. Jika tidak, aku bahkan tidak peduli harus menjadi seorang narapidana." "Aku serius! Aku tidak tahu siapa yang menyuruhku! Kami bertukar kabar lewat e-mail, dan dia menjanjikan aku imbalan 50 juta rupiah jika berhasil membunuhmu! Aku mengiyakan dan dia mengirimkan paket berisi racun ke rumahku! Aku bisa apa jika hidupku saja sedang bergantung pada uang?! Aku butuh itu untuk membayar pengobatan adikku, br*ngs*k! Mengapa kau tidak mati saja dan berkorban untuk aku?!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Betrayal Of Love

Betrayal Of Love

Berat sekadar melepas hubungan terlarang tersebut. "Bukan malah merenggut secara paksa. Setelah berhasil merenggut secara paksa, kamu malah bersikap seolah-olah tidak memiliki rasa bersalah. Asal kamu tahu saja, sikapmu membuat aku sering salah paham. Aku takut terjebak dengan perasaanku sendiri."
9.68.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat

Terjerat Hasrat

Senyum sinis Nita menyeringai. "Bukan aku yang mengkhianati dan membuat kecewa," ujar Nita pelan, tetapi tegas. "Apa hubungannya? Kamu kan bisa bersikap tetap bersahabat setelah lima tahun kita bersama?" "Lima tahun yang kamu akhiri dengan pengkhianatan dan luka itu maksudmu?" tanya Nita sinis. "Aku 'kan memutuskanmu baik-baik?" Bram mencoba membela diri.
9.2225.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Menyiapkan pertanyaan sederhana untuk menguji jawabannya. Alya menatap catatan itu lama. Bibirnya membentuk senyum pahit, tapi matanya berkilat. “Kalau memang ada pengkhianatan,” bisiknya pada diri sendiri, “aku akan tahu. Dengan caraku.”
940 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Dengan tangan gemetar, aku mengambil ponselnya dan memerhatikan foto-foto gadis dalam gambar itu. Itu Jola, putri kesayanganku. Hatiku sangat sakit, kepalaku terasa seperti dihantam palu besi dan berdenging. Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana menghadapi kenyataan yang begitu kejam ini. "Om, sahabatku cantik, 'kan?" "Cantik." "Kalau begitu sepakat, ya? Om ingat bawa uang tunai, kami nggak terima transfer atau amplop, kamu pasti mengerti, keamanan itu yang paling utama."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai betrays
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status