Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Si Burik Jadi Cantik Saat Reuni

Si Burik Jadi Cantik Saat Reuni

Sedetik kemudian ia mengeluarkan sesuatu dari kantong jeans yang ia kenakan. Andri mendekat, lalu menepis sesuatu di tangan Uta. Gadis itu menatap tajam pada Andri. Ia sangat mengenali berbagai ciri dari mereka yang sedang kehilangan arah dan mencoba berteman dengan pil haram. “Kenapa kembali setelah bikin semua sangat heboh, hah?” Dengan bibir pucatnya, Uta berteriak. Napasnya tersengal-sengal seolah baru saja melakukan aktivitas berat.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Tangisku

Tangisku

"Cin,Kamu kenapa kok nangis?" "Aku nggak papa barusan kelilipan pedes banget hehehe." "Loh kelilipan apa kok Sampai kayak gitu air matanya" "Nggak tau tiba-tiba pedes banget tapi sekarang udah enggak kok," sambil tersenyum "Beneran cin nggak papa?" "Iyaaa nggak papa udah lanjutin aja ngerjain soalnya nanti waktunya habis loh."
2.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Dicerai Karena Mandul

Dicerai Karena Mandul

"Aku ... aku pengin tahu kegiatan dia, Aria." Suara dengkus itu terdengar cukup keras. "Lucu." Kening Keana berkerut kebingungan. "Kenapa lucu?" "Beri saya satu alasan, Keana." Daru menggosok kedua telapak tangannya untuk meredam semua amarah yang ia punya. "Satu saja. Why? Why you come back?" Keana kelu.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Tanpa pikir panjang, aku segera menemui bibi itu. "Bibi! Suami bibi kenapa?!" Aku sedikit mendekat ke bibi tersebut. Bibi itu tidak mengenali identitas ku karena jubah yang ku pakai. "Untuk apa anak kecil ingin tahu alasan orang dewasa?" Ucap Bibi itu. Aku segera mendekati bibi itu dan saat itu, Rean bersembunyi di balik tembok untuk mengawasi kami. "Anak kecil itu penasaran, bibi! Dan kenapa bibi ingin menjatuhkan banyak restoran terkenal!? Pasti ada hubungannya dengan suami bibi!"
107.6K viewsOngoingAdded to Library 290 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

protesnya terkekeh. “Ya, tidak apa-apa, Tuan. Kan nanti bisa nambah lagi,” ucap Bibi Eden seraya pergi. Kay menatap Livy. Matanya mulai nakal. “Ya! Bibi Eden benar,” bisiknya. “Ihhh lahir ini dulu baru pikir ke sana!” tunjuk Livy pada perutnya yang sudah besar. Kay yang masih menggendong Albern, tertawa lepas.
1056.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Assalamu'alaikum Cinta : Suamiku Adalah Abdi Negara

Assalamu'alaikum Cinta : Suamiku Adalah Abdi Negara

Hanya sunyi yang menggantung panjang. Lelaki berbadan tegap itu mengatup rahang, menelan luka yang tak bisa diteriakkan. "Kenapa? Kenapa sampai segitunya, Kirana?" "Karena aku cinta sama kamu, Bima. Walau aku tahu cinta ini tumbuh dengan cara yang salah," aku Kirana membersamai getir.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Perceraian yang Terindah

Perceraian yang Terindah

"Kenapa, Bik?" Gerakannya begitu mencurigakan. "Maaf, Tuan. Non Laniara nggak ada pulang sedaritadi. Kenapa memangnya, Tuan?" Malah sekarang Bik Yeyen balik bertanya padaku. "Bibik nggak bohong, 'kan?" tanyaku penuh selidik. "Enggak, Tuan. Buat apa Bibik bohong." "Lantas, kenapa wajah Bibik pucat?" tanyaku penuh selidik. Bik Yeyen tampak semakin ketakutan
1036.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Meskipun cuma disuruh motong-motong sayur, setidaknya aku mulai belajar langkah pertama menuju masakan enak—dan aman dikonsumsi manusia. Saat aku sibuk memotong wortel, terdengar suara tawa kecil dari arah kompor. Aku menoleh dan melihat Bibi sedang menatap sesuatu di wajan sambil menahan geli. “Kenapa, Bi?” tanyaku penasaran. Bibi menunjuk ke arah wajan. “Ini, Non. Cuminya hamil, tapi bentuknya kok aneh begini, ya?”
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 449 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!

Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!

"Bibi, orang tuaku nggak di rumah ya? Aku sudah ketuk pintu lama, tapi nggak ada respons." "Oh, orang tuamu memang nggak di rumah." Bibi Kirana berpikir sejenak, lalu berkata, "Kalau jam segini, mereka mungkin lagi ikut seminar. Katanya dosen lulusan universitas ternama yang ngajar. Setelah ikut, bisa dapat telur gratis."
9.5178.4K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as bibir kedutan kenapa
Show Reviews (26)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Lirea tidak bisa menahan senyumannya ketika mengatakan kalimat bagian akhir. Setelah Lirea menjawab seperti itu, Bibi Kecil terkekeh, "Baiklah. Kita ini keluarga, kenapa berkata muluk-muluk sekali? Kami mengerti apa yang kamu katakan." Lirea bertanya dengan curiga, "Memangnya apa yang aku katakan? Aku yang tidak mengerti perkataan Bibi Kecil." "Apa yang tidak kamu mengerti? Bukankah kamu terburu-buru untuk menikah karena takut orang lain tahu perutmu membesar?" ucap Bibi Tertua sambil tersenyum.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bibir kedutan kenapa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status