AKU, KAU, & SELINGKUHANMU
“ALDO ITU ANAK YANG BAIK, DIA NGGAK MUNGKIN SELINGKUH. KALAU KAMU NGGAK MAU BANTUIN JANGAN MERUSAK! PERGI KAMU SEKARANG! IBU MUAK LIHAT MUKA KAMU! SYUKURLAH SEKARANG ABRAR SUDAH PUNYA NURI!”
Ibu menarik tanganku, mengusirku dengan kasar, sedang Syila masih tetap tertunduk, menatap tautan jemari di atas pangkuannya. Sekilas aku seperti melihat bayangan diriku pada dirinya, dan itu membuat dadaku begitu hampa.
Aku bangkit, tidak ada gunanya juga aku tetap di sana.
Namun, sebelum aku pergi, sekali lagi kutatap wajah itu.
Hot Chapters