Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Lebih tepatnya, gue pengin jadi lebih baik, Bi. Gue bingung harus mulai dari mana. Gue takut karena sebenarnya sudah nyaman begini.” “Lu akan berubah nanti, seiring berjalannya waktu. Jangan memaksakan kalau belum siap, gue bakal tunggu lu berubah, Rine.” Abbian menggenggam kedua tangan milik Rine untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak akan ingkar janji. Hati cewek itu cukup lega mendengar penuturan kekasih hatinya yang baru terjalin dua bulan. Rine tidak tahu apa yang akan dihadapinya hari besok, tetapi keinginannya untuk berubah kenapa tidak kunjung siap juga. Saat dia mencoba memakai jilbab di kamar, dia tidak akan berani keluar. Saat dia ingin membaca kitab suci, bibir tebalnya yang tidak
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
PRIA BISU ITU SUAMIKU

PRIA BISU ITU SUAMIKU

“Dia bisu, Bi!” Bianca terkejut mendengar jawaban Axela, “Bisu? Tidak bisa bicara?” tanyanya memastikan. Axela menganggukkan kepala pelan, “Ya, dia bisu. Tidak bisa bicara. Dia cacat. Kenapa Kakek ingin aku menikahinya? Apa istimewanya dia?” Wajahnya menunjukkan keputusan yang mendalam. Bianca terdiam, tidak tahu harus menjawab apa. Dia mengusap lengan Axela dengan lembut, mencoba menghibur sahabatnya. “Kau harus menanyakan hal itu langsung pada kakek,"
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
Suami Khianat, Terbitlah Bos Dayat

Suami Khianat, Terbitlah Bos Dayat

“JERNIHIN PIKIRAN? Sama siapa? Di mana? Dan kenapa kamu bau alkohol, hah?” Suara Cakra yang makin meninggi membuat dada Bening berdegup kencang. Ia sadar bahwa percakapan itu tak akan menemukan ujung. Tiada titik terangnya dan hanya akan saling ungkit. "Mas, cukup! Aku nggak mau bahas ini sekarang!" Bening balas menaikkan suaranya, mencoba menguasai situasi meski dirinya sebenarnya sudah ketakutan.
10854 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
Terjerat Cinta Bos Suami

Terjerat Cinta Bos Suami

Baik fisik dan mentalnya. “Laki-laki biadab. Semua pria di dunia ini tidak ada bedanya. Hanya rupa saja yang dipoles sebaik mungkin. Tapi, akhlak dan kejujurannya minim,” racau Akarsana. “Jadi terima tawaranku. Oke, terserah kalau kamu menilaiku bajingan. Tapi, dengan begini kamu bantu aku, aku bantu kamu.” “Saya mohon, Pak. Saya tidak pernah tahu niat jahat atau baik orang lain. Saya tidak bisa membedakan orang baik dan jahat. Mohon jangan perdaya saya,” pinta Akarsana.
102.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

Dia melihat bahwa Alexander adalah orangnya : Tenang, sabar, bijak, dan terpuji. Namun, Alexander memecah lamunan itu. “Aku pernah membaca sebuah quotes dari seorang cerdas cendikia. Katanya : Atur cara bicara mu kalau kau mau mengatur hidup mu.” Zalinska senyum saat mendengarnya sebelum dia merespons. “Ya, benar. Sebagian orang di luar sana mungkin bisa bilang kalau bicara itu gampang. Tapi tidaklah demikian. Bicara itu sulit. Maksudnya membicarakan perkara baik dengan bahasa yang mudah dimengerti. Kalau bicara asal-asalan, ya mungkin semua orang bisa, tapi, untuk bicara yang terstruktur dan rapi, tidak semua orang bisa melakukannya.”
8.527.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 946 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
TERNYATA ISTRIKU ANAK ORANG KAYA

TERNYATA ISTRIKU ANAK ORANG KAYA

Entah apa maksud dalam kalimatnya barusan. "Sudahlah. Jangan mencari alibi untuk menutupi kesalahanmu hari ini. Bukankah dulu selalu bilang akan berusaha menjadi istri terbaik? Lantas, apakah dengan berkencan dengan lelaki lain seperti itu bisa dikatakan baik? Bukankah itu hanya akan mengotori penampilanmu yang sudah cukup tertutup itu? Memang benar jika penampilan dan akhlak tak bisa disatukan, tapi setidaknya jika kamu sudah berusaha menutup lekuk tubuhmu, kamu juga berusaha menjaga akhlakmu," sambungnya cepat tanpa memberi kesempatan untukku bicara.
1018.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 550 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
Salah Pilih Jodoh

Salah Pilih Jodoh

Jika itu kita lakukan, sama saja seperti kita menyalahkan aib masa lalu Umar bin Khattab! Saya mengajak kita semua tetap bersatu, tetap istiqomah berjuang di jalan Allah. Kita tunjukkan kebesaran jiwa dan kemuliaan akhlak kita di depan musuh-musuh Islam yang saat ini mengejek kita dengan sangat sinis, menyebut GILsebagai organisasi pendukung pornografi. Kita tunjukkan pada mereka bahwa kita sama sekali tidak terpengaruh oleh isu murahan seperti itu!
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Aku menangis. Bukan karena sedih. Tapi karena untuk pertama kalinya, aku merasa tak perlu jadi besar agar boleh bicara.” --- Malam itu di jurnal keluarga: Pertanyaan: "Apa artinya bicara, jika tak ada yang bertepuk tangan?" Alana menulis: “Artinya aku bicara untuk mendengar diriku sendiri. Dan untuk mereka yang butuh kata, bukan sorakan.” Nara menulis: “Kadang suara paling kuat datang dari kursi paling rendah.” Raydan menulis: “Anak kita sedang mengajari dunia bagaimana caranya duduk.”
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 64 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

goda Bu Mahya santai. Nilna tersipu malu. “Iya, Bu,” jawabnya ... menunduk. Melihat itu, Pak Ahkam juga gemas dan mulai angkat bicara. “Kalian ini sudah halal. Jadi ... jangan membuat jarak yang tidak perlu,” timpalnya sambil terkekeh. “Iya ... Pak, Bu. Kami sama-sama belajar.” Bagas tersenyum tipis. Ia menghabiskan nasi yang tersisa di piring, lalu meminum beberapa teguk air.
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
ES BATU

ES BATU

katanya lagi. Naya mendelik. "Lo yang kurang akhlak!" "Gak ada akhlak apa nya gue? Rajin Sholat, berbakti kepada orang tua, ganteng, pinter, apalagi yang kurang coba?" kata Gavin sambil menghitung dengan jarinya. Wajahnya yang sok polos membuat Naya ingin sekali menaboknya. "Satu lagi, malu - maluin," jawab gadis itu sembari menaik - turunkan alisnya.
107.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 218 Beses bilang bincang akhlak
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status