EMERALD
“Nggak Non, Tuan dan Nyonya pasti inget kok sama Non. Mereka juga pasti rindu sekali pada Non. “
“Mungkin sekarang pekerjaannya lagi banyak, jadi tidak bisa datang kesini. Bibi yakin sebentar lagi Tuan dan Nyonya pasti datang kok. “
Bi Asih memang jago sekali dalam menenangkan Alin.
“Sudah sekarang Bibi buatkan susu coklat ya, Non sekarang bersih bersih dulu gih mandi, bau asem nya sudah ke cium tuh” Ujar Bi Asih sembari menutup hidung nya dan tertawa kecil.
Alin yang sudah merasa sedikit tenang, kemudian ia melepaskan pelukannya dan mengangguk.
Bi Asih kemudian meninggalkan Alin di kamar. Alin mengambil ponsel yang berada di sampingnya, ia mengirim pesan pada Samuel.
Hot Chapters