Dalam Dekapan Majikan Kejam
“Batalkan pernikahanmu, aku hamil anak calon suamimu!” ucap sahabat dekatku.
Kalimat itu bagaikan belati, begitu menusuk, menyakitkan, merugikan. Bukan hanya hati yang dikorbankan. Namun, rumah pun telah tergadaikan demi pesta pernikahan.
Kebahagiaan yang diharapkan telah berubah menjadi hutang yang harus segera terbayar.
Desakan, tuntutan dari keluarga, ganti rugi harta yang telah keluar demi pesta pernikahan, membuatku nekat pergi jauh untuk bekerja menjadi seorang pelayan untuk pengusaha kaya raya yang menyimpan masa lalu kelam. Dia membenci seorang wanita, dan tidak segan untuk menghabisi. Apakah aku bisa keluar dari kepungan kebencian yang aku sendiri tidak tahu apa alasannya?
Simak cerita selengkapnya!