Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Dan melihat Campy mondar-mandir gelisah. Wajah Campy langsung lega saat melihat mereka berdua keluar tanpa noda darah apapun. Meski tubuh Bree lemas tidak bergerak, tapi tidak adanya darah adalah kabar baik. Campy pernah melihat bagaimana kemampuan vampir dalam membunuh, meski saat itu yang dibunuh adalah hewan buas. Tapi Campy tahu mereka bisa dengan mudah menyobek dan menghamburkan makhluk buas itu dengan tangan kosong.
9.537.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 866 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

"Bersihkan pakai apa? Tidak ada peralatan atau alkohol di sini. Tidak ada apapun. Tidak perlu. Kamu duduk saja di sampingku, kita diam di sini sampai pagi nanti." Elora berpikir sebentar. Dia ingat di novel menjelaskan bahwa vampire itu kebal penyakit manusia. Jadi, tidak akan pernah terkena penyakit yang terbawa di darah yang mereka hisap. Itu hal yang normal karena tubuh vampire seperti mayat hidup, tidak akan terpengaruh bakteri atau virus manusia. Dia menatap Damio. "Aku boleh menghisap darahmu dari lukanya tidak?"
9.79.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
NEWBORN

NEWBORN

Namun, akhirnya mereka justru mendapat kejutan yang tak terduga lainnya. Gabe menghela napas dan menghampiri meja kayu di sisi ruangan. Di atas meja itu ada beberapa botol darah, sepertinya Dean yang menyiapkan itu. Gabe meletakan tas yang dibawanya di meja itu, di samping botol berisi darah. Annabeth pasti sudah tahu tas itu berisi apa. Gabe lantas pergi ke tengah ruangan untuk melihat anak itu lebih jelas. Anak itu … tampak seperti vampir. Matanya merah menyala, taringnya muncul ketika dia menggeram mengancam ke arah Gabe, meski tubuhnya tampak lemah dan tak berdaya. Melihat darah di seluruh wajahnya, Gabe tak bisa membayangkan kecelakaan mengerikan yang harus dialami anak itu. Tak bisa ia
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
THE HUMAN BEAST

THE HUMAN BEAST

Aku ingat bau jahat yang panas dari nafas terakhirnya di wajahku. Aku belum pernah mendengar atau membaca di mana pun bahwa vampir meledak saat dipertaruhkan. Mungkin hanya ketika Anda menggunakan pisau meja. Vampir tidak terbuat dari daging dan darah seperti kita...tapi cukup dekat. Itu... mengerikan. Kontaknya, ketika saya melaju ke arahnya, tidak hanya sebatas lengan dengan pisau - Rasa pisau masuk - mungkin saya tidak berpikir saya akan bisa melakukannya juga; mungkin itu rencananya - Tekstur pisau meluncur ke dalam - Cara sepertinya tahu ke mana harus pergi, dengan tanganku di atasnya -
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

Cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Seperti mimpi, tetapi bangsa vampire seperti dirinya tak pernah tidur. Dia hanya tahu kata mimpi dan tak akan pernah mengalami sendiri. Kini, mimpi itu jadi obsesinya. Dia harus bisa membuat Sandra tidur dan bermimpi. Vino ingin mengamati seorang manusia yang sedang bermimpi. “Vino, Derick telah membawa pergi darah suci dari kamar mayat.” Suara Alice tiba-tiba menghampiri telinga Vino. Sementara itu baik Sandra maupun Ny. Anggara tak mendengarnya.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Cinta Terakhir Sang Bangsawan

"Lihat saja, kuharap rencana terakhirku ini berhasil. We already prepared this just in case..." Keduanya kembali bersepeda motor menelusuri jalan perbukitan Chestertown. Rani membonceng di belakang Orion. Keduanya keluar dari Kompleks Delucas 'diikuti' Lazarus. Semua orang tak mampu mencegah makhluk itu. Apapun senjata yang mereka tembakkan sepertinya ditelan begitu saja oleh tubuh Sang Zombie Pamungkas. Hawa panas yang ia keluarkan bagai radiasi nuklir yang membara, menyengat dan mematikan. Langkahnya di rumput dan di atas aspal menyisakan semacam jejak berminyak yang terus menyala. Semua pun menyerah dan menyingkir sejauh-jauhnya. "Mengapa tidak tancap gas, Sayang? Lazarus bisa mencapai ki
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai blood: the last vampire
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Nn. RF
Suka ceritanya, kalimatnya baku tapi gak kaku.. sebagai manusia yang gak terlalu paham sama cerita genre fiksi, baca cerita ini aku pahamm.. lope pull buat Kajull. Kalimatnya mudah di pahami, karakter tokoh nya keren-keren. Cerita zombie? agak ngeri sih wkwk.. recommended!!
Septy
Ceritanya bagus banget, penuh dengan teka teki. lady rose yang misterius, Rani dan Orion yang kayaknya bakal ada di situasi sulit. Tentang Zombie, ahh... bkin deg2n... aq terhalang oleh koin ini bacanya, jdi besok lagi Bru bisa baca krna harus nyelesain misi terlebih dahulu buat buka bab selanjutny
Baca Semua Ulasan
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Kalau ini ingusmu, aku akan menendangmu—” “Itu darah, Ele,” potong Van. “Baunya amis kalau kau mau menciumnya. Lagi pula kalau ingus pasti lebih kental dari itu. Dan juga, omong-omong, saat ini yang ingusan adalah kau bukan aku.”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
Black Shadow

Black Shadow

"Lari." Alea enarik tangan Alena. Tetapi mereka kalah cepat dari dua lelaki itu, malangnya, tubuh mungil mereka dengan mudah terangkat oleh kedua lelaki tersebut dan membawa mereka ke dalam rumah. Tubuh mereka dihempaskan ke lantai yang telah dibanjiri darah segar yang mulai membeku. Sembari terisak, Alea berusaha mendekati Alena yang berteriak dan menangis dengan kencang. Dia menunjukkan betapa sang kakak harus kuat dan akan selalu melindungi adiknya dalam kondisi apapun, sekalipun dia sendiri dalam bahaya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
The Last King

The Last King

Tangannya masih merah, terasa panas membakar. Sementara leher bayinya yang terluka terlihat merah. Darah yang mengalir bagaikan pijaran larva panas yang membakar. Lama kelamaan, darah itu mulai berhenti menetes. Lukanya mulai terlihat membaik dan meninggalkan bentuk bulatan merah yang tercetak jelas di lehernya. Sebuah tanda lahir tercipta dari sebuah insiden yang berdarah. Raja begitu terkejut melihat fenomena itu.
106.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
Ikatan Darah dan Giok Anora

Ikatan Darah dan Giok Anora

“Aku baik-baik saja. Mungkin... terlalu banyak kehilangan darah.” “Bodoh,” gumam Anora. Alaric menatapnya sebentar sebelum berbalik menuju koridor terang. “Jangan khawatir. Rahasiamu aman.” Setelah Alaric pergi, Ink berucap lirih dari dalam kepala Anora. ‘Nora... darah manusia itu tidak seharusnya menenangkan vampir sepertimu.’ ‘Darahnya... sinkron dengan energimu. Ini bukan kebetulan.’
821 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai blood: the last vampire
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status