Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos Aneh Dan Nyebelin

Bos Aneh Dan Nyebelin

Jadi, mereka mempersiapkan peralatan di bagian masing-masing. "Mbak Vela matanya bagus ya? Besar seperti kelereng." Kali ini Vela yang tampak bingung karena mendengar pujian dari si Bos yang tidak sewajarnya. "Mataku bagus? Nggak salah Bos? Is, si Bos habis minum obat apa sih? Kok gini amat?" Vela mencolek Isti yang bersandar pada pintu masuk. Isti menahan senyum sambil mengangkat bahu. "Entahlah. Baru bahagia mungkin. Siapa tahu abis ini kita ditraktir."
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Gadis Bodoh [Bego]

Gadis Bodoh [Bego]

Spontan Altha menutup mulutnya, berhenti tertawa. "Gab, beneran lo gak papa? Lihat tuh siku lo berdarah." Cogan berambut cokelat menunjuk siku Gabriel yang terluka, bahkan jaket lepis Gabriel sampai robek gegara jatuh dari motor. Gabriel menggelengkan lagi kepalanya, "Hanya luka kecil, gue masih kuat."
9.83.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
ISTRIKU BOCAH

ISTRIKU BOCAH

"Doain aja ya, Bik. kalau jodoh nggak akan lari kemana?" Bik Onah tersenyum tipis. Entah setuju dengan ucapan buaya darat ini atau tengah menganggap itu sebagai hburan, aku juga tak mengerti. "Aduk lagi, tuh!" *** Alan ternyata punya kamar khusus di rumah ini, mandi dan mengganti pakaian menjelang magrib. Setelahnya, dia dia memakan tempe bacem buatan kami dengan begitu lahap dan seolah tak ada puasnya.
1022.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 888 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Yap, Aini yang menghabiskan semuanya sedangkan Bisma hanya mencicipi bebek gorengnya. Bisma mengendarai mobilnya keluar dari parkiran menuju rumah Aini. Ia senang karena Aini suka dengan restoran yang dipilihnya. Sesampainya di rumah keluarga Atmaja, Bisma turun dan masuk kedalam rumah mengikuti Aini. "Mbok, mama dimana?" Tanya Bisma pada mbok Narti. "Ada di dapur Den," beritahu mbok Narti.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
RAHIM PENGGANTI (Terpaksa menjadi istri ke dua)

RAHIM PENGGANTI (Terpaksa menjadi istri ke dua)

Tetapi Sarah seperti mengabaikan ucapannya. "Yasudah Bik. Ngomong-ngomong, Bibi bisa buat cilok gak?" tanya Aris antusias. "Cilok Den?" tanyanya balik, takut jika telinganya salah dengar. "Iya Bik, Cilok. Yang bakso bentuknya kecil-kecil itu lo. Biasa dijual dipinggir jalan," jelasnya membuat Bi Limah susah payah menahan gelak tawanya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Bayi Bos

Bayi Bos

Tak lama kemudian Rin kembali dengan membawa sosis goreng. Wajahnya yang chubby tersenyum sembari menunjukkan sepiring sosis harga 5 ribuan. Di atasnya juga ada bon cabe level 10. Roan paham bahwa Rin rada-rada error, tapi dia tidak bis menebak apa yang akan dilakukan Rin terhadap sosis besar nan nikmat itu. "Kamu mau apa?" tanya Roan. Keningnya berkerut. Ada tanda-tanda tidak enak dari hatinya.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Suamiku, Ustad Bucin

Suamiku, Ustad Bucin

Amira menjawab pertanyaan suaminya. Sementara Rido mengeluarkan minuman dan camilan dari plastik, menyerahkan satu botol ke tangan Amira yang masih duduk di atas brankar. dan masing-masing satu kaleng untuk kedua gadis lainnya. “Maaf ya, Bang. Saya gak tau kalau Abang datang, jadi saya cuma beli empat.” Ucap Rido yang belum juga paham jika lelaki di depannya adalah suami Amira.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

ucap Luna ketika keduanya sudah berada di luar. "Biarin aja, orang-orang yang suka asal bicara itu memang sudah seharusnya digituin, kalau enggak, mereka pasti semakin menjadi," sahut Richo, ada nada marah ketika ia berbicara. "Ya tapi kan —" "Udah, sekarang kamu pulang. Aku tunggu nanti kamu di pantai." ***
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Dokter Bucin Dan Gadis Mafia

Dokter Bucin Dan Gadis Mafia

Gaiyyun Bai ingin mengeluarkan pistol dari balik bajunya, namun ia mengurungkan niatnya karena tiba-tiba saja dokter Da Suan melayangkan botol anggur ke arah pria kekar. "PRANG!" suara botol mengenai kepala pria kekar. "Hei! Dasar pria pecundang! Beraninya sama wanita saja, sini lawan aku jika berani!" Dokter Da Suan langsung melonggarkan kerah bajunya. Penampilannya saat ini terlihat sangat meyakinkan sekali. Tapi tiba-tiba saja kakinya bergetar hebat tatkala beberapa orang pria lainnya keluar dan berdiri di belakangnya pria kekar.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai bocil sd bucin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status