WHO?
“Ganteng, pinter, ahli bela diri, dan yang jelas, bisa ngelindungin kamu dari serangan orang jahat kaya tadi. Perusahaan temen papa ini gak maen-maen loh, kualifikasi untuk bisa menjadi calon bodyguard disana cukup ketat dan tinggi, jadi udah dipastikan, yang kerja dengannya bukanlah bodyguard abal-abal.”
“Oooh gitu… oke deh, aku mah setuju aja mau dikasih bodyguard apa enggak. Aku juga takut kalo keadaannya masih kaya gini.”
“Yaudah, selesain makannya dulu, nanti lanjut lagi ngobrol-ngobrolnya.” Ucap mama Aera memperingatkan.
Akhirnya, merekapun melanjutkan menghabiskan makan malam dengan khidmat dan tak mengeluarkan sepatah katapun lagi.
Hot Chapters