Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Di terakhir Kasami bercerita, Nyonya Ikada sudah meletakkan mangkuk berisi sup untuk Kasami makan. “Kasami,” ucap Tuan Ikada, “Kau tidak perlu mengirimkan surat itu kepada Aimi, sebab aku juga menulis kabar duka dari Pak Orochi.” “Kalau begitu titipkan salamku kepada Aimi di suratnya,” pinta Kasami. Tuan Ikada tidak mampu menolak gadis ini yang lagi senang mendapatkan teman baru. Dengan senang hati Tuan Ikada menulis begini di suratnya, ‘Oh ya, Hayade. Ada salam dari Kasami untuk Aimi beserta keluargamu. Dia nampak senang mendapat teman baru.’
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Bosku, Mantanku!

Bosku, Mantanku!

“Nah, gitu, dong. That’s my girl.” ***
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
BOSKU MANTAN SUAMIKU

BOSKU MANTAN SUAMIKU

End Yuk yang mau kenal lebih dekat dengan penulisnya silahkan follow akun : I* aku yenika_koesrini Tik tok @yenika_koesrini1
9.9196.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Kamu bertengkar dengan kekasihmu, bukan? Tadi kamu bisa memasang wajah datar, dan membelanya, tapi sekarang raut wajahmu benar-benar mengatakan keadaan yang sebenarnya.” Bisma mengambil secangkir kopinya dan membawanya ke balkon apartemen. Suasana malam yang indah dan angin yang bertiup sepoi-sepoi membuatnya rileks. menyeruput kopinya perlahan, merasakan harum kopi kesukaannya. Jelita sudah menyusulnya ke balkon, membawa dua piring kecil berisi tiramisu cake. Diletakkannya piring itu di atas meja yang ada di hadapan mereka.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Jika semesta bisa memberikan pesan, tolong sampaikan pada matahari disore hari bahwa cahaya sore yang menyilau ini membuatku merindu. Seseorang yang biasa menyayat nadi tidak bisakah jatuh cinta? Jika Tsar mencintai Koroleva karena ketangguhannya menaklukan perampok dengan hanya menggunakan tusukkan rambut, maka aku mencintai bulanku yang mengambil banyak silau sore layaknya bulan yang menggantikan matahari di akhir hari. Terpukauku padanya karena sebuah selendang yang menjatuhkan dirinya pada wajahku dan menampakkan pemiliknya di hadapanku. Banyak yang mengira aku sangat menggelikan dengan setiap kata yang terucap sejak kemarin sore, bahkan Ser Ken meneriakiku mabuk, tapi memang benar aku m
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Nigeru tame ja naku yume ou tame ni Tabi ni deta hazusa tooi natsu no ano hi Ashita sae mieta nara tame iki mo nai kedo Nagare ni sakarau fune no you ni Ima wa mae he susume Kurushimi no tsukita basho ni Shiawase ga matsu toiu yo Boku wa mada sagashite iru Kisetsu hazure no himawari Kobushi nigirishime asahi wo mateba Akai tsume ato ni namida kirari ochiru Kodoku ni mo nareta nara Tsuki akari tayori ni Hane naki tsubasa de tobi tatou Motto mae he susume Amagumo ga kireta nara
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

"Kirishima no sukina tokoro o kantan ni setsumei sa sete kudasai. Anata wa kesshite akiramenai." "Tatoe namakemonodeatte mo, tanin o mushi suru koto wa arimasen." "Saisho wa hanshinhangideshitaga, mata sukuwa remashita." "Watashi no kokoro ni wa mō nani no utagai mo arimasen." "Anata wa hansamu de, tokiniha totemo mirikitekidesu. Mō erā wa arimasen." "Mitame ga dōdeare, anata wa aisareru ni ataisuru hīrōdesu."
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

pikirnya. Ia masuk ke stasiun JR Ikebukuro, berlari kecil ke peron Yamanote. Suara melodi khas stasiun mengiringi keberangkatan kereta dari jalur sebelah. Ia memasang earphone-nya, memutar lagu dari Apple Music. “Watashi no Ichiban Kawaii Tokoro” by Fruit Zipper mengalun ringan di telinganya—seolah jadi soundtrack sempurna untuk menutup malamnya.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Meissa : 💢💢💢💢💢 Meissa : 🤜🤛👊🤜🤛👊👊🤜🤛👊👊👊🤜🤛 Nozomi : 😵😵😵😵😵😵💫💫💫💫💫 Nozomi pun jatuh pingsan Chapter 16 : Don't Break With Me End
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai boku no kokoro no yabai yatsu
Baca
+Pustaka

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Finally got around to reading 'The Dangers in My Heart' after seeing the anime clips everywhere. I'll admit, the premise sounded like another generic 'edgy boy meets sunshine girl' rom-com, but it completely flipped my expectations. Kyotaro starts off so intensely weird with his murder fantasies, but the way those thoughts slowly evaporate as he gets pulled into Anna's orbit is genuinely touching. It's not about him becoming 'normal' for her; it's about his own messed-up worldview quietly being repaired through these small, awkward interactions. The manga art captures those micro-expressions so well—a slight eye shift, a nervous hand gesture—that sell the growing affection way more than any big confession. The anime adaptation is stellar too, with a soundtrack that perfectly underscores the shift from creepy to cozy. If you're tired of romances where the leads are just ticking off tropes, this one's got a pulse of its own.

Still, I know some folks bounced off the first volume hard. The early chapters really lean into Kyotaro's dark internal monologue, which can feel off-putting if you don't stick around for the payoff. And Anna, while adorable, occasionally skirts the 'manic pixie dream girl' line, especially early on. But the series finds its footing once they start actually talking and forming a real, weird friendship. The humor lands better, the side characters get fleshed out, and you start rooting for these two dysfunctional kids to figure it out. Worth pushing through the rough start, in my opinion.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status