Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
You're My Mirror

You're My Mirror

Oke, alasan yang cukup mulia! *** Bunga mawar hitam yang tidak pernah layu, masih tetap segar meski setetes air sudah tidak pernah menyentuhnya lagi, ia seakan memiliki keabadian di setiap strukturnya. Kini, bunga itu terlepas dari genggaman sang pemilik, berbaring tenang di dalam kotak kaca yang terkunci, beralaskan kain putih, dan terletak tepat di atas nakas samping ranjang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Brother Luck(not)

Brother Luck(not)

Sebuah pertanyaan muncul di benakku. Bukankah mawar hitam melambangkan kesedihan dan duka? “You like it?” tanya Axe setelah berhasil menyusul langkahku. “Ya.” Tatapanku beralih pada Axe. Ada beragam warna mawar, kenapa hanya hitam yang dibiarkannya tumbuh begitu sempurna. Jika Axe mau, dia bisa menanam mawar merah ataupun putih agar terasa lebih hidup.
10198.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai buket bunga mawar hitam
Tampilkan Ulasan (98)
Baca
+Pustaka
Susi_miu
Author dengan segala kerendahan hati ingin mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca karya receh, tidak seberapa ini dan memberi support serta apresiasi kepada author selaku dedek emes. Maaf gak bisa mengucapkan satu satu. Love you guys...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

ucap Adrian datar. Sekretarisnya, seorang wanita muda bernama Dina, melangkah masuk dengan hati-hati. Di tangannya, ia membawa sebuah buket bunga. Namun, Adrian mengernyitkan dahi. Buket itu penuh dengan mawar hitam pekat, disusun dengan rapi dan dihiasi kain lace berwarna senada. Sebuah pita perak melingkar di tangkai-tangkainya. Tanpa nama pengirim. "Tuan Adrian, ini ada kiriman bunga untuk Anda," kata Dina, meletakkan buket itu di meja. Aroma mawar yang dingin, bercampur sedikit eucalyptus, langsung menusuk hidung Adrian.
10694 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
SANG PENAKLUK MAFIA

SANG PENAKLUK MAFIA

Terima kasih, Tuhan. Abigail tidak pernah merasakan kedamaian seperti yang tengah dia rasakan saat ini. Tubuhnya terasa ringan saat dibawa berjalan-jalan di sekitar area taman bunga mawar yang mekar sempurna meski dia heran hanya mawar hitam yang tumbuh di sana. Padahal dia lebih menyukai keindahan mawar putih yang menenangkan pandangan bukannya hitam pekat yang terasa begitu dingin dan tak bernyawa. Kakinya bergerak pelan menyusuri kebun mawar dengan gaun putihnya yang berkibar pelan ditiup semilir angin. Dikaitkannya rambut hitamnya ke belakang telinga dan terus berjalan tanpa arah. Membiarkan saja sinar matahari menerpa wajahnya. Dia hanya ingin berjalan terus, meski tanpa tujuan. Rasanya
9.8101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
LOVELY MAN

LOVELY MAN

Florist menunjuk contoh sebuket bunga mawar putih yang tersedia di meja bertingkat. "Kalau begitu, ya ... itu saya ambil, sebuket, tolong buketnya pilih warna merah ya." "Baik, Pak. Mohon tunggu sebentar." *** Sayangnya, bunga itu harus layu terlalu cepat, sama halnya dengan semangat Bhara yang menggebu saat berpikir akan menemui Maya di rumah untuk berbaikan, tapi terpaksa harus redup begitu dilihatnya Maya sedang mengemasi barang-barang.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Badboy yang Harus Aku Taklukan

Badboy yang Harus Aku Taklukan

gumam Esther. Kemudian perhatian Esther mulai meneliti bunga yang ada dipelukannya. Buket tersebut berisi enam mawar marah yang dirangkai di tengah dengan enam tangkai hyacinth ungu yang disebar mengelilinginya, selebihnya ada lima puluh lebih tangkai bunga daffodil putih yang memberikan kesan lembut sekaligus mewah pada buket tersebut. Makanya ukuran buketnya begitu besar dan nyaris dipeluk. Esther mendekatkan hidungnya pada buket tersebut.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Kelahiran Kembali Ratu yang Dibodohi

Kelahiran Kembali Ratu yang Dibodohi

Lysire melihat ke arah bunga yang baru saja ditanam oleh ibunya. "Ah, itu mawar hitam." "Mawar hitam?" "Ya, Ibu baru mendapatkan bunga ini setelah Ibu berkunjung ke toko bunga," balas ibu Lysire. "Datanglah lagi kemari saat bunganya mekar, itu akan sangat cantik." Lysire sudah bisa membayangkannya. Biasanya ia melihat bunga mawar berwarna merah, itu indah. Jika warnanya hitam, itu pasti akan terlihat indah dan misterius.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
TEROR BUNGA TASBIH HITAM

TEROR BUNGA TASBIH HITAM

Akan tetapi tatapan mata setengah sipitnya tertuju pada setangkai bunga yang sudah layu. Dengan kening berkerut, laki-laki tampan itu meraih bunga tersebut dan mengamatinya. "Bunga tasbih?" gumamnya dengan tatapan penuh keheranan. Jika diperhatikan dengan seksama, warna bunga itu bukan merah gelap atau biru tua. Akan tetapi, berwarna hitam. Selama 26 tahun hidupnya, dia baru melihat ada bunga tasbih berwarna hitam. Evan meletakkan bunga tersebut di bawah bantal saat kedua orang tuanya memasuki ruangan VVIP tempat dirinya dirawat.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

lirih Nesa saat tanah merah menutup di atas jasad Om Beno dan Tante Ria yang dikuburkan dalam satu lubang. “Semoga kalian bertemu lagi dan berbahagia di dalam sana. Maafkan jika aku pernah jadi penyebab kesedihan di hati kalian. Istirahatlah dengan damai.” Nesa menuang air mawar dan menaburkan bunga di atas pusara dua orang yang pernah berjasa dalam hidupnya, sembari menyeka sudut matanya. ***
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Wanita tadi keluar dari rumah membawa seember kecil air kemudian menyiram Yura. “Aaaaaaa!!!” Yura kaget. Kini sebagian pakaian dan rambutnya telah basah. Matanya melotot menatap wanita itu dan napasnya naik turun kesal. “Pergi!!!” teriak wanita itu. Yura pasrah, ia menatap lemas ke arah Tisha. Kemudian ia berjalan menuju kursi di teras rumah itu mengambil tas yang ia letakkan di sana. Saat mengambil tas dengan hati-hati Yura menyentuh vas bunga sambil menutupinya. Ia meletakkan kamera penyadap kecil di antara bunga. Ia kemudian menatap Tisha sekali lagi lalu keluar dari halaman rumah itu.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai buket bunga mawar hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status