THE POSSIBLE
"Dulu ada tujuh, tapi banyak orang bikin pusing. Aku lebih suka empat atau lima. Makin banyak yang kupekerjakan, makin sering aku jadi wasit. Sama halnya dengan gadis-gadis itu.”
Perpustakaan itu tampak berupa ruangan panjang dan sempit, dengan buku-buku berjajar dari lantai sampai ke langit-langit, tanpa urutan jelas. Sebuah meja panjang di tengah ruangan ditutupi dengan buku-buku terbuka dan tumpukan-tumpukan dokumen. "Beberapa orang ini adalah babi," ia bergumam pada diri sendiri. "Jadi, bagaimana pendapatmu tentang kantor kecilku ini?”
Hot Chapters