Dosa dalam Cinta
Nafasnya berat, dada sesak, dan dalam langkah yang terasa seperti seret napas terakhir, ia masuk ke dalam, melewati pecahan kaca, sisa-sisa perabotan, dan bau hangus yang masih mengepul dari dinding.
Di sudut ruangan, tersembunyi di bawah pecahan kayu yang hangus, ia melihatnya—sebuah buku tua dengan sampul kulit yang sudah retak, seolah hendak hancur jika disentuh. Jemarinya gemetar saat mengangkat buku itu, dan ketika membuka halaman yang lepek dan basah, di antara lembaran yang sudah menguning, sebuah kertas terlipat rapi jatuh ke lantai. Satrio menunduk, matanya terpaku, napasnya tercekat.
Hot Chapters