Bukan Wanita Penggoda
“Kak, aku tinggal di rumah ini, bertahan dengan kata-kata pedas Angkasa dan temannya, karena aku menghargai Kak Ilana dan Mas Agni. Kalian berdua yang membantuku saat nggak ada orang yang peduli, tetapi bukan berarti aku terima hinaan yang mereka katakan. Aku tahu aku bukan wanita yang suci, namun bisakah kalian hanya mengatakan itu di depanku, bukan di tempat umum!”
Ilana heran dengan penjelasan Jingga yang tidak dia pahami maksudnya, siapa yang membicarakannya di tempat umum?! Sedang Jingga sendiri akhirnya selesai membereskan barang bawaan dan beranjak pergi meninggalkan rumah besar tersebut.
Disaat yang bersamaan, smartphone Ilana berdering singkat, pertanda pesan panjang masuk.
“Mas Bay
Hot Chapters