Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Ia membantu Mei duduk dengan sangat hati-hati, meski setiap gerakan membuat Mei memejamkan mata karena rasa sakit yang berdenyut di bawah sana. "Lihat ke bawah sana, Mei," ucap Yuan sembari menunjuk ke arah bibir gua yang menjorok ke luar. Di sana, di antara celah batu yang masih basah oleh sisa hujan, tumbuh sekuntum bunga dengan kelopak merah menyala yang berkilau terkena sinar matahari. Bunga itu mekar dengan sempurna, mengeluarkan aroma lembut yang menenangkan. Itulah Bunga Rembulan Merah, syarat yang diminta oleh Permaisuri.
9.827.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Sebelum naik pesawat, aku mematikan ponselku dan memasukkannya ke dalam kotak hadiah yang seharusnya menjadi kejutan ulang tahun pernikahan. Aku lalu meminta seseorang untuk mengantarkannya kepada Renaldo. Ini adalah pita merah yang dipilihkannya sendiri untukku. Sekarang, aku mengikatkannya ke kotak sebagai hadiah perpisahan. Kembang api yang merayakan ulang tahun pernikahan menerangi seluruh langit malam tepat pada waktunya di kebun mawar. Di bawah langit berbintang itu, tempat itu ramai orang dengan aktivitas, denting gelas terdengar riuh.
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Mentari pagi memancarkan sinar yang begitu terangnya, dan masuk dalam celah jendela kamar. Bunga terbangun karena suara ketukan pintu di depan rumahnya, dan betapa terkejutnya Bunga saat mengetahui siapa yang bertamu di pagi buta seperti ini. “Kak Nathan.” Bunga langsung menyalami seorang laki-laki dengan perawakan tinggi dan besar itu, pria tampan dengan menggunakan jas berwarna hitam dan kacamata itu adalah laki-laki yang selama ini menjadi panutan untuk Bunga.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Be With You

Be With You

♦♦ Be With You ♦♦ Giornino menatap satu per satu buket bunga yang disusun rapi di atas meja. Pria itu melihat hanya satu buket bunga yang menggunakan bunga matahari di dalamnya. "Angeline. Kenapa kau membuat buket bunga dari bunga matahari dan bunga mawar?" Giornino menatap Angel lurus-lurus. Angel terkesiap tak menyangka ia akan menjadi orang pertama yang akan ditanyai.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Mungkin Adelin punya alasannya sendiri. Demikian pengalaman Adelin dengan penyusup itu. Setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri, rasa penasaran Adelin seolah terjawab. Penyusup itu pun tak pernah datang lagi sampai Erlangga kembali pindah ke mansion utamanya. Namun kisahnya dengan penyusup ternyata belum berakhir, di hari pernikahan Arga dan Lily, di saat-saat terakhir, ada segerombolan merpati terbang di atasnya, mereka menaburkan kelopak-kelopak bunga yang disambut suka cita oleh semua yang hadir. Adelin mengingat-ingat, rasanya ketika Dio menerangkan detail acara pernikahan itu, dia sama sekali tak menyebutkan soal merpati. Saat semua mata tertuju pada merpati-merpati itu, ada satu
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

tanya Sagara setelah berdiri di hadapan Metha. Metha tersenyum canggung. "Iya," jawabnya singkat. Ia tidak tahu harus berkata apa lagi. Sagara merupakan salah satu rekan kerjanya di toko bunga. Badannya tidak terlalu tinggi, rambut yang bergelombang dan kulit yang berwarna sawo matang. Ia selalu saja berusaha mendekati Metha, meski Metha membalasnya dengan singkat atau bahkan tidak merespon.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Mungkin, malam ini Feray akan menjadi gadis yang tak lagi mampu menjaga kehormatan dalam dirinya yang berharga. “Kurang ajar! Yaa Tuhan, cabut nyawaku sekarang. Aku rela,” batin Feray. Feray yang memiliki arti cahaya rembulan bahkan malam ini tak sanggup lagi untuk sukarela berbagi cahayanya. Begitu pula dengan Jevan yang selalu mengagumi rembulan. Dirinya kecewa karena cahaya rembulan di langit sana tak mampu untuk sekadar menghiburnya hingga membuatnya memilih cahaya rembulan lain yang menghuni bumi. Ialah Feray.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Mentari naik ke atas langit menyinari daratan Vitania di Planet Kamina ini. Gadis berambut pendek bernama Alisa Garbareva itu tampak tengah membantu teman lamanya Floria memetik bunga. Berbagai jenis bunga di kebun itu mereka petik untuk nantinya dijual pada masyarakat kota. “Segini sudah cukup, Flo?” tanya Alisa. “Sudah lebih dari cukup malah. Ayo kita pergi,” jawabnya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Dia berganti emosi setiap hari. ​"Baik, Tuan. Akan segera saya siapkan," jawab Eliana. ​Ia segera bekerja. Untuk tema 'Harapan yang Tak Tergoyahkan,' Eliana memilih Bunga Iris Biru (simbol keyakinan dan harapan) dan Bunga Matahari yang kecil (simbol umur panjang dan pemujaan).
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Aroma tembakau segera mengitari hidungku. Dia mengangkat daguku dan memaksaku untuk bertatapan dengannya. Alisnya mengerut dengan dingin dan ganas.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status