Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

Napasku tercekat di tenggorokan. Di antara kedua telapak tanganku yang terulur, mengambang dengan anggun, muncul setangkai bunga matahari kecil. Bukan bunga biasa. Bunga matahari ini bercahaya lembut dari dalam, kelopak kuningnya berkilauan indah seolah ditaburi serbuk emas murni dari surga. "Aku… aku berhasil?" Aku menatap bunga ajaib itu tak percaya, memutarnya perlahan dengan menggerakkan tanganku.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

tanyanya, matanya berbinar. Aisyah tersenyum. "Ah, bunga matahari! Itu pilihan yang sangat menarik. Meskipun dia suka warna lembut, bunga matahari melambangkan kegembiraan, kecerahan, dan kekaguman. Itu akan menunjukkan bahwa Anda menganggapnya sebagai seseorang yang membawa kebahagiaan dalam hidup Anda. "Sangat cocok untuk seseorang yang ceria dan penuh semangat."
886 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
CEO ROYAL

CEO ROYAL

Intan menuangkan teh hangat ke dalam gelas batu unik berwarna putih, bermotif bunga. "Wangi sekali bunga ini," ucap Sasmita sambil mencium aroma mawar merah, matanya terpejam menikmati di pagi Senin itu. "Mama sudah tahu, kebun bunga ini adalah tanamanku, aktifitas sehari-hari mengisi hari, dari pada sepi sendiri, mending di sini, banyak bunga, kupu-kupu dan capung yang menemaniku melalui hari."
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Terjerat di Hati yang Salah

Terjerat di Hati yang Salah

Amarah Mentari Angela membanting vas bunga yang ada di kamar. Pecahannya sampai mengenai tangannya sendiri. Ia meringis kesakitan, dadanya terasa panas karena kalah oleh Mentari. Memang benar, bahwa Angela hanyalah wanita tidak tahu malu, yang suka merebut pria orang lain. Namun, gadis itu baru pertama kali ini, merasakan gejolak emosi yang sangat dahsyat. Biasanya, Angela dengan santai meladeni istri-istri pria yang dia goda. Itu karena mereka semua menangis saat berhadapan dengan Angela, berbeda dengan Mentari yang tegas dan lantang.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Nestapa Menikah Dengan Mafia

Nestapa Menikah Dengan Mafia

Tentu saja aku masih mendengarnya dan detik itu juga kulempar tatapan permusuhan padanya. “Ini Tuan.” Aku kembali menunjukkan bunga kecil berwarna putih dengan inti warna kuning keorenan. Mirip seperti bunga matahari namun lebih kecil. “Namanya Bunga Daisy. Cantik kan Tuan? Sama sepertiku kan?” Aku tersenyum manis dengan bunga itu menempel di pipi merahku. Orang lain pasti mengira aku adalah orang yang tidak tahu malu. Aku tidak peduli. Aku ingin Tuan David tahu jika aku bukan wanita lemah. Aku hanya ingin memberikan kebahagiaan yang kurasakan pada orang sekitarku.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Selingkuh Lewat M-Banking

Selingkuh Lewat M-Banking

ucapnya sambil memberi sekuntum bunga matahari. "Terima kasih, kau memang anti mainstream, Kenapa harus bunga matahari." "Mawar akan menunjukkan keromantisan sementara aku tahu suasana hatimu sedang tidak baik. Anggap muka bunga matahari adalah simbol persahabatan lagi pula kau tidak perlu sungkan harganya cuma Rp20.000," ucap adrian sambil tergelak. "Terima kasih Bapak Adrian yang terhormat."
9.441.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

"Ada perempuan yang mengusirmu?" Bunga merengut. "Iya." "Siapa?" "Ya mana aku tahu." Bunga mengangkat pundak. "Kita tidak kenalan." Bentala mengeluarkan ponselnya. Dia kemudian menunjukkan foto Mentari yang diambil saat jalan-jalan kemarin. "Apa dia?" Bentala sangat berharap Bunga menjawab bukan. Bunga menyipitkan mata melihat foto Mentari. "Nah, iya. Perempuan blasteran ini."
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

goda Lila. "Mbak Lila bisa aja, deh." Mentari makin tersipu. "Ini. Pegang baik-baik, jangan gemetar, nanti bunga indah buatan Lila ini jatuh dan rusak." Irma menyodorkan buket indah pada Mentari. "Makasih banyak, Mbak. Aku akan simpan buket ini. Tanda dukungan Mbak Lila buat aku, bukti Mbak Lila sayang sama aku dan Mas Leon." Mentari memegang buket dengan tangan kanannya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan. “Bunga yang kamu pandangi itu punya perlambangan dari niat yang tulus dan murni. Aninda Ghea, walaupun aku gak bisa kasih kejutan-kejutan romantis kayak Lambang, aku tetep pasangan kamu, yang akan menghormati kamu sebagai perempuanku dan yang akan memberikan perhatian yang sangat besar meskipun aku gak romantis.” Senyumku mengembang ketika Syailendra menyodorkan plastik putih itu padaku. Isinya hanya jajan ringan dari mini market, juga ada es krim, dan beberapa minuman.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

balasnya. “Ngomong-ngomong, lo suka mawar kuning gak? Gue rencananya mau beli buat lo nih,” ujar Mentari yang sedikit membungkukkan badan agar bisa melihat bunga itu lebih dekat. Dia ingin mencari bunga yang paling bagus, karena rencananya dia ingin memberi hadiah kepada Devin. “Tapi gue hanya bisa terima mawar merah kalau dari lo doang, Ri.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai bunga mentari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status