Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Udara di luar terasa lebih segar, atau mungkin ia hanya merasa bisa bernafas lagi. Di ujung jalan samping gedung kantor, sebuah kafe kecil muncul dari balik bayangan gedung. Plang kayu dengan cat terkelupas bertuliskan Café Moonlight terlihat miring, tergantung lusuh. Kaca jendela yang buram membuat bagian dalamnya sulit terlihat, menambah kesan misterius pada tempat itu. Langkahnya terhenti tepat di depan pintu kafe. Arya berjalan selangkah di depannya, tangannya hendak meraih gagang pintu.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Insafnya Sang Playgirl

Insafnya Sang Playgirl

Rigel yang hendak menolak lantas mengurungkan niat lantaran cewek itu menyatukan kedua tangannya dan mengedipkan berkali-kali mata imut tajamnya, alhasil Rigel mengangguk. "Kayaknya ngobrol di sini kurang nyaman. Mau ke cafe depan?" ajak Rigel. "Boleh." Keduanya berjalan berdampingan menuju cafe depan. Cafe bernuansa outdoor itu sangat menyegarkan mata. "Lo ngapain di sini?" tanya Bulan setelah waiters itu pergi. "Gue anak SMA Mahkota, ya gue nonton mereka lah." Bulan ber-oh ria sembari mengangguk.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Alfan bahkan meminta Bulan membeli apa pun yang diinginkan. Setelah puas menghabiskan waktu di mall, mereka berniat pulang, namun saat di perjalanan Bulan meminta mampir ke sebuah cafe yang tidak jauh dari perumahan mereka tinggal. “Suka? Lain kali kita harus banyak menghabiskan waktu bersama lagi.” “Suka, Mas. Terima kasih,” sahut Bulan diiringi senyum tipis. Cafe tempat mereka singgah begitu ramai dengan para muda-mudi yang sedang menghabiskan malam minggunya bersama dengan teman dan pasangan. Ada pula beberapa keluarga kecil terlihat bersama dengan anak-anaknya.
9.9178.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

“Ayo kita beli.” Keduanya berjalan menuju salah satu kafe yang memang berada begitu dekat dengan pantai. Karena Ana memang hanya ingin minum, keduanya segera meninggalkan kafe dengan masing-masing cup minuman di tangan mereka. Menjelang matahari terbenam, Cakra segera mengajak Ana untuk menonton pertunjukkan tari khas Bali.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

Lampu redup menciptakan bayangan yang menari di dinding, menambah atmosfer yang hampir seperti mimpi buruk. Di tengah ruangan, sebuah meja panjang terhampar, dihiasi lilin-lilin yang berkelap-kelip. Di ujung meja, Celeste berdiri. Gaun hitamnya memantulkan cahaya lilin, dan topeng yang dia kenakan—dengan desain ukiran seperti akar pohon yang menjalar—memberinya aura yang tak bisa dijelaskan. Arden merasa langkah kakinya tertahan ketika tatapan mereka bertemu. Bahkan dengan topeng, dia tahu itu adalah Celeste. Wanita itu mengangguk kecil, mengundangnya untuk mendekat.
772 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

Dari pagi sampai siang beberapa pegawainya yang memerlukan caffeine datang ke sana kemudian di sore hari selepas bekerja mereka bersantai sambil mengobrol di bangku luar membuat suasanya cafe-nya terlihat memiliki banyak pelanggan. Tentu saja bukan karena diskon saja yang menarik, cita rasa kopi dan kue yang disajikan di cafe-nya juga tidak mengecewakan sehingga membuat orang-orang ingin kembali ke sana. Mungkin jika Bianca menjadi kekasihnya kelak, Luca akan memberlakukan aturan seluruh pegawainya untuk membeli bunga di sana dan akan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan bonus gaji jika membeli bunga di La Luna Florist.
10126.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Menikahi Asisten Sang Presdir

Menikahi Asisten Sang Presdir

“Saya pastikan juga mereka terus merasa nyaman sampai akhir masa kunjungan.” Naura tersenyum simpul, lalu memanggil seorang pramusaji untuk memesan kue untuk dibawa pulang. Sesaat, matanya mengerling ke arah Galuh yang memilih menikmati kopi di area outdoor. Kemudian, tanpa Luna duga, perempuan itu menggeser kursinya mendekat. “Luna,” bisiknya, “benarkah kamu dan Rayyi sempat terjebak di lift waktu honeymoon di Bali?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Ia menaruh dompet dan dompet ke dalamnya kemudian pergi meninggalkan kamar. Kafe itu memiliki desain interior ala bohemian. Berbagai gantungan dari anyaman tali dan lampu-lampu yang dikurung dalam sangkar bambu menciptakan kesan hangat di dalam ruangan berukuran kurang lebih seratus meter persegi itu. Kedatangan Nova disambut oleh seorang barista yang menyapanya dari bali meja bar. Temat berbagai mesin kopi modern sekaligus area kasir difungsikan.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
PASUTRI MAGANG

PASUTRI MAGANG

BAB, 21 🌻 Senja menurunkan cahaya keemasannya, menembus kaca besar kafe yang bernuansa modern dengan sentuhan floral di setiap sudutnya. Aroma kopi bercampur lembut dengan wangi mawar dari vas-vas kecil yang menghiasi tiap meja. Musik jazz pelan mengalun, menciptakan suasana hangat di tengah hiruk pikuk sore yang mulai mereda.
10937 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Selain daya tarik pantai, area pariwisata Legian juga terkenal sebagai pusat hiburan malam di Bali, pusat wisata belanja serta tersedia banyak tempat makan untuk wisata kuliner. Di salah satu cafe yang ada di Legian, Cafe Vaganza. Terlihat Zayn yang tengah menunggu sambil menikmati segelas kopi hangat yang ada dihadapannya, mata Zayn terus menatap lurus kedepan, dimana pemandangan pantai kuta terlihat dengan jelas disudut pandangannya. Pandangan Zayn tiba-tiba saja berubah sudut pandang saat matanya mengenali satu sosok yang terlihat baru saja memarkirkan kendaraan bermotornya diparkiran cafe itu.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status