Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibuang Keluarga, Dinikahi Pewaris Terkaya

Dibuang Keluarga, Dinikahi Pewaris Terkaya

Setelah bersiap, mereka akan pergi di hari ke dua bulan madu mereka. Angin dari laut menyibakkan rambut Prims saat ia berada di dalam mobil yang dikemudikan oleh Jayden menuju ke Mood Mug, nama kafe milik tantenya Arley yang bernama Maria. Jendelanya yang terbuka menampakkan pemandangan yang cantik, dan kawasan yang tertata serta bersih. Mereka tiba di kafe tak berapa lama setelah meninggalkan vila. Maria belum ada di sana sehingga mereka memutuskan untuk berkeliling dis sekitar bangunan nan manis itu berdiri.
9.835.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cafe moonlight bali
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Barbie Syantik
bahagia banget itu si primrose yang di minta langsung sama suaminya sama alm. mamanya jauh sebelum dia nikah. itu pun tanpa dia tau sblmnya.. manis banget ya babang tamfan arley.hehehe lanjut lagi up yg manis2nya ya Thor. biar pada diabetes yg baca.hahaha semangat!!!
naura valencia
sumpah Arley Miller berhasil memporak porandakan hatiku yang tipis seperti lapisan wafer ini 🫠🫠🫠🫠 need more Arley dibikin salting sama Primrose. dan khusus buat Alice alias Alien plis jangan ganggu manten baru kita yes ...
Baca Semua Ulasan
Dalam Pelukan Sang CEO

Dalam Pelukan Sang CEO

sapa Nisa saat Sarah masuk ke dalam mobil. "Siap karena kepaksa," keluh Sarah, agak kesal, sementara Nisa hanya nyengir kuda, merasa tak bersalah. “So sweet, sahabatku,” kata Nisa. "Kita mau ke mana?" tanya Sarah, penasaran. "Kita mau pergi ke undangan Resto & Cafe The Moon," jawab Nisa. Sarah menggeleng, baru mengetahui tentang The Moon, Resto & Cafe yang sedang booming.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Sebuah kafe kecil di sudut jalan yang sering ia lewati. Di depan kaca kafe terpajang tulisan “Christmas Special” dengan hiasan daun pinus dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Aroma kopi dan susu hangat langsung menyambut begitu ia membuka pintu. Di dalam, suasana masih cukup sepi, anya suara mesin espresso dan denting sendok di cangkir. Naomi berdiri di depan kasir. Naomi sebenarnya hanya ingin membeli matcha dan latte untuk Rahaal. Dia harus membalas untuk cheese cake kemarin.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

Udara di luar terasa lebih segar, atau mungkin ia hanya merasa bisa bernafas lagi. Di ujung jalan samping gedung kantor, sebuah kafe kecil muncul dari balik bayangan gedung. Plang kayu dengan cat terkelupas bertuliskan Café Moonlight terlihat miring, tergantung lusuh. Kaca jendela yang buram membuat bagian dalamnya sulit terlihat, menambah kesan misterius pada tempat itu. Langkahnya terhenti tepat di depan pintu kafe. Arya berjalan selangkah di depannya, tangannya hendak meraih gagang pintu.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Insafnya Sang Playgirl

Insafnya Sang Playgirl

Rigel yang hendak menolak lantas mengurungkan niat lantaran cewek itu menyatukan kedua tangannya dan mengedipkan berkali-kali mata imut tajamnya, alhasil Rigel mengangguk. "Kayaknya ngobrol di sini kurang nyaman. Mau ke cafe depan?" ajak Rigel. "Boleh." Keduanya berjalan berdampingan menuju cafe depan. Cafe bernuansa outdoor itu sangat menyegarkan mata. "Lo ngapain di sini?" tanya Bulan setelah waiters itu pergi. "Gue anak SMA Mahkota, ya gue nonton mereka lah." Bulan ber-oh ria sembari mengangguk.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Alfan bahkan meminta Bulan membeli apa pun yang diinginkan. Setelah puas menghabiskan waktu di mall, mereka berniat pulang, namun saat di perjalanan Bulan meminta mampir ke sebuah cafe yang tidak jauh dari perumahan mereka tinggal. “Suka? Lain kali kita harus banyak menghabiskan waktu bersama lagi.” “Suka, Mas. Terima kasih,” sahut Bulan diiringi senyum tipis. Cafe tempat mereka singgah begitu ramai dengan para muda-mudi yang sedang menghabiskan malam minggunya bersama dengan teman dan pasangan. Ada pula beberapa keluarga kecil terlihat bersama dengan anak-anaknya.
9.9178.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Kalea tidak bisa tidak memuji keindahan langit yang bercahayakan matahari itu. “Sama seperti kamu.” Dr. Derran menatap sang istri. Tentu saja pujian itu membuat pipi Kalea merona. Berwarna juga seperti langit yang disoroti matahari. Kenyamanan demi kenyamanan yang diberikan dr. Derran membuat Kalea benar-benar bahagia. **** Siang hari dr. Derran mengajak Kalea ke Seminyak untuk menikmati sarapan di kafe yang berada di tepi pantai. Terdapat kopi Bali yang khas. Jadi dia ingin Kalea menikmatinya.
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

Wanita itu mengangguk kecil, mengundangnya untuk mendekat. “Selamat datang di Tirai Malam,” suara Celeste terdengar, lembut namun tajam, memecah keheningan. “Malam ini, kita tidak hanya memakai topeng. Kita juga akan melepaskannya, satu per satu.” Para tamu saling berpandangan, beberapa terlihat gelisah. Arden tetap diam, mencoba memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi.
873 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

Dari pagi sampai siang beberapa pegawainya yang memerlukan caffeine datang ke sana kemudian di sore hari selepas bekerja mereka bersantai sambil mengobrol di bangku luar membuat suasanya cafe-nya terlihat memiliki banyak pelanggan. Tentu saja bukan karena diskon saja yang menarik, cita rasa kopi dan kue yang disajikan di cafe-nya juga tidak mengecewakan sehingga membuat orang-orang ingin kembali ke sana. Mungkin jika Bianca menjadi kekasihnya kelak, Luca akan memberlakukan aturan seluruh pegawainya untuk membeli bunga di sana dan akan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan bonus gaji jika membeli bunga di La Luna Florist.
10133.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Menikahi Asisten Sang Presdir

Menikahi Asisten Sang Presdir

“Saya pastikan juga mereka terus merasa nyaman sampai akhir masa kunjungan.” Naura tersenyum simpul, lalu memanggil seorang pramusaji untuk memesan kue untuk dibawa pulang. Sesaat, matanya mengerling ke arah Galuh yang memilih menikmati kopi di area outdoor. Kemudian, tanpa Luna duga, perempuan itu menggeser kursinya mendekat. “Luna,” bisiknya, “benarkah kamu dan Rayyi sempat terjebak di lift waktu honeymoon di Bali?”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status