Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Identitas Tersembunyi Suami Kontrakku

Identitas Tersembunyi Suami Kontrakku

Pagi yang Cerah Sinar matahari menembus celah tirai yang terbuka, menerpa wajah Anita dan memaksanya membuka mata perlahan. Ia mengerjap beberapa kali, berusaha membiasakan pandangannya dengan cahaya yang menyilaukan. Namun bukan hanya cahaya yang mengejutkannya—sosok Icha kini berdiri di dekat jendela kamar.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

tanya Bu Lastri menatap bahagia ke arah Cahaya seperti bertemu dengan seseorang yang sangat dia rindukan. Cahaya mengangguk pelan. “Iya, Bu. Aku Cahaya, mantan menantu perempuan yang kau sia-siakan dulu.” BERSAMBUNG
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Cahaya di Bandung

Cahaya di Bandung

Siapa tahu, kehadiranku bisa membawa semangat baru dan memulai obrolan yang lebih menyenangkan. “Wey, Jihan! Ada festival kembang api nih!” seru ku sambil muncul tiba-tiba di sampingnya, mencoba mengagetkannya. Jihan langsung memalingkan wajahnya, ekspresinya campur aduk antara kaget dan protes, "Apaan, Mit? Bikin kaget aja." Sambil tertawa melihat reaksi Jihan, aku tanpa ragu duduk di sebelahnya. "Ada apa, Ji? Kok kayak lagi mikirin teka-teki berat gitu?" buka obrolan dengan santai.
91.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Gadis Yang Dicari Direktur

Gadis Yang Dicari Direktur

Pembantu tua itu membuka pintu lebih lebar. Langit tersenyum samar. "Terima kasih, bi." Baru Langit melangkah dua langkah, Cahaya muncul dari dalam. "Langit?! Syukurlah kamu menepati janji kamu, nak!" Wanita itu mendekat dan kemudian menarik tangan Langit. "Tante antar langsung ke kamar Mentari ya?" Langit mengangguk untuk menjawab pertanyaan Cahaya yang sepertinya tidak bisa dibantah karena kedatangannya memang untuk bertemu dengan Mentari. Dia pun mengikuti langkah Cahaya.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Suami Dadakan Ku Bukan Kuli Biasa

Suami Dadakan Ku Bukan Kuli Biasa

Matahari telah tersenyum-menatap indahnya dunia, membuka hari baru baru dan lembaran yang baru. Cahayanya menyinari seluruh bumi--mencuri masuk, hingga kilauan cahayanya mengenai kelopak mata yang masih setia tertutup itu. Rania mengerjap-ngerjapkan kedua kelopak mata--yang masih tertutup. Bergerak kian gelisah, saat cahaya kecil itu tak kunjung pergi.
9.865.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Herdian sedikit berbisik. “Jadi, itu rencana ibu untuk si gadis manja sialan.” Yana menyeringai, terlihat jelas niat buruknya. Keesokan harinya, di tempat lain Mentari memperlihatkan keanggunannya, sinarnya menembus 7 lapis langit mencapai bumi. Udara menerima energi untuk memecah dingin yang nyaris membeku. Pagi itu, suasana di sekitar tempat tinggal Kemala terasa hangat. Jiwanya berangsur pulih setelah mendapatkan luka yang berkali-kali menyayat hatinya.
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Kali ini Yazid menatap wajahnya, senyum yang mengembang di wajah wanita itu sungguh sangat manis seolah menghipnotisnya untuk membalas senyuman itu, binar matanya seolah bersinar teduh seperti sinar purnama di malam yang gulita. Yazid memalingkan pandangannya ke atas Masyitah, ada rasa khawatir istrinya akan cemburu. Namun, ternyata Masyita sama sekali tidak melihat ke arah mereka. Ada rasa tenang dan bergemuruh di dalam hatinya. Lisannya terus ber-istigfar, ia tahu pasti ada sesuatu yang salah pada dirinya. "Pak Yazid, yah?" tanya wanita bermata sipit. "Bapak ditunggu Kak Rahmat di Rumah. Oya sebelumnya perkenalkan, saya Melati, adik kak Rahmat," paparnya lagi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

-jalan terbaik- Mentari pagi mulai memancarkan sinar cahayanya, mulai merangsang tubuhku untuk bangkit serta berselimutkan aura dalam kehangatan. Dan cahaya itu telah memberikanku isyarat, agar diriku bisa lebih bersemangat, dalam menjalani hidup yang penuh dengan luka pekat. Mataku mulai kian terbuka, mendorongku untuk melangkah menuju bukit yang tak begitu tinggi di ufuk timur. Kupandangi seluruh alam yang terlihat dari atas bukit, betapa indahnya pemandangan itu hingga tak dapat kusentuh.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status