Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Ledakan kecil cahaya keemasan meletup dari titik itu, bukan ledakan destruktif, melainkan mekar seperti bunga yang membuka kelopaknya dalam sepersekian detik, menghamburkan kelopak-kelopak cahaya yang perlahan larut ke udara pagi. Su Meiyin berdiri dari duduknya, tanpa sadar melangkah beberapa tapak mendekat, matanya terpaku pada pendaran cahaya yang perlahan memudar itu. Ia telah menyaksikan Tujuh Langit Awan dalam bentuk penuh, ia telah menyaksikan Jari Giok dalam berbagai variasinya, namun belum pernah menyaksikan keduanya menyatu menjadi sesuatu yang benar-benar baru seperti ini.
10701 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

"Aku mau kamar yang menghadap ke selatan, kecil pun nggak apa-apa." Aku benar-benar kedinginan. Tumor otak membuat suhu tubuhku tidak stabil, rasanya seperti di dalam gudang es. Cuma sinar matahari yang bisa membuatku sedikit nyaman. "Dingin? Tinggal nyalain pemanas aja, 'kan?" Ibu menganggapku cari masalah. "Ruangan yang menghadap ke selatan itu ruang kerja Om Tonny, satunya lagi gudang."
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 196 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Dengan hatinya yang hangat, dia perlahan mencairkan hatiku yang dulu dingin. Di dalam hati, aku juga berpikir, 'Untung belum terlambat.' Jeremy hanyalah sebuah kekacauan dalam hidupku. Sedangkan Candra perlahan memperbaiki diriku yang hancur akibat kekacauan itu. Jalan hidupku perlahan kembali ke arah yang benar. … Pada hari pernikahanku dengan Candra, Jeremy muncul. Dengan mata merah, dia langsung memaki Candra, "Kamu cuma anak haram Keluarga Senjaya!"
4.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 90 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Pembantu Berbahaya

Pembantu Berbahaya

"Namanya Mentari." "Mentari." Axton mengulanginya, kata itu terasa manis dan penuh makna di lidahnya. Ia menunduk, mengecup kening putrinya yang hangat dengan penuh khidmat. "Cahaya pagi kita. Dia memang cahaya yang kita butuhkan, Sayang. Yang selalu kita nantikan."
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
PENDEKAR PENGUASA BUMI

PENDEKAR PENGUASA BUMI

Itu adalah **Hati Cahaya**. Hati Cahaya adalah sebuah kristal raksasa yang berdenyut dengan cahaya keemasan, seolah ia adalah matahari kecil. Di dalamnya, terlihat galaksi-galaksi kecil yang berputar, dan di sekelilingnya, bunga-bunga cahaya bermekaran, memancarkan aroma yang manis. Itu adalah pemandangan yang indah, sebuah kontras yang mencolok dengan kegelapan di sekelilingnya.
913 viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Kebetulan, aku juga ingin bertemu dengan pengacaraku. Jadi, pemberhentian pertama setelah kembali ke Yara adalah di Harosha. Berbeda dengan hujan deras saat aku pergi dulu, ketika turun dari pesawat, matahari bersinar cerah. Shane sangat rendah profil. Sepanjang jalan mengenakan kacamata hitam, menggandengku menuju jalur VIP. Selama beberapa waktu ini, tentu saja aku sudah tahu siapa dia sebenarnya.
5.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Jiwa bintangnya pun muncul. Cahaya matahari bersinar terang. Seolah-olah sebuah matahari menyala benar-benar muncul di belakang tubuhnya. Jiwa Bintang Matahari Menyala itu amat menakutkan. Chen Ran dikelilingi lingkaran cahaya matahari. Cahayanya begitu kuat hingga menyakiti mata orang-orang yang melihatnya. “Menakutkan. Ini Penerangan Matahari Agung dari Metode Hati Alam Semesta Matahari Agung, dipadukan dengan Jiwa Bintang Matahari Menyala. Kekuatannya benar-benar mengerikan.”
9.558.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

lanjutnya tanpa diminta. Cahaya langsung tersenyum sangat lebar, inilah gunanya menjadi orang cantik, kamu tidak perlu bersusah payah antre karena pasti ada saja yang tidak tega melihat wajah cantiknya luntur terpapar sinar matahari. “Terima kasih banyak, salam untuk istrinya yang sedang hamil,” kata Cahaya dengan manis. “Sama-sama tapi saya tidak akan menyampaikan salamnya.”
106.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Keesokan harinya, mentari baru saja menembus tirai kamar. Ratri bangun lebih pagi dari biasanya. Matanya bengkak, pelipisnya masih terasa perih, meski sudah ia balut dengan kain kecil. Dengan tubuh lemah, ia menuju dapur, menyalakan kompor, dan menyiapkan sarapan. Dalam hatinya, ia berharap pagi itu akan berjalan tenang, tanpa kemarahan, tanpa bentakan.
722 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
Identitas Tersembunyi Suami Kontrakku

Identitas Tersembunyi Suami Kontrakku

Pagi yang Cerah Sinar matahari menembus celah tirai yang terbuka, menerpa wajah Anita dan memaksanya membuka mata perlahan. Ia mengerjap beberapa kali, berusaha membiasakan pandangannya dengan cahaya yang menyilaukan. Namun bukan hanya cahaya yang mengejutkannya—sosok Icha kini berdiri di dekat jendela kamar.
105.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 112 Beses bilang cahaya mentari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status