Kau yang Diantaranya
Mungkin ke tempat tiga bocah itu, di suatu tempat yang lebih aman dari pada di sini saat ini.
Waktu azan subuh hampir berkumandang, Naya masih bicara dengan Enah rupanya. Gahara tertidur cukup tenang, ia bersender di sofa memejamkan matanya sebentar. Lelah dan kantuk menghujamnya, tanpa sadar ia tertidur. Namun ia bermimpi berada di suatu tempat, di sana ia melihat jalan yang dipenuhi dengan nyala kunang-kunang berkerlap kerlip. Lalu seperti sungai yang bersinar berwarna hijau dan kuning di kedua jalan tersebut. Aiza seolah tertarik ke sana, ia menyusuri jalan setapak itu sendirian, tak lalu kembali ia berada di sebuah tempat dimana ia melihat sesuatu tengah menari. Semua seperti sinar putih
Bab Populer