Candu Cinta Dokter Muda
candanya.
"Hei," Gendhis melirik tajam, "aku ini kaya-raya, kalau kamu nggak mampu, aku bisa menghidupi diriku sendiri, juga menghidupimu," cibirnya.
"Siap, Ane-san," Rai terbahak, ia raih pergelangan tangan Gendhis dan ditariknya agar duduk di pangkuannya. "Hidupi aku, nanti kukasih service istimewa tiap hari," katanya.