Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya
"Baik, senang bertemu kalian. Terkait kontrakan ini, Kebetulan rumah milik saudara saya. Jadi, saya dipercayakan untuk mencari orang yang mau menyewanya. Karena saudara saya sedang tinggal di luar pulau. Rumah cat biru itu, rumah saya. Jadi, kalau Mbak berniat ngontrak di sini, kita bisa bertetangga. Sepertinya, anak saya juga langsung nyaman dengan Mbak."
"Saya juga senang bertemu Bilqis. Lucu dan menggemaskan."
Aku cubit pipi tembamnya. Bilqis hanya tersenyum di sampingku.
"Silakan kalau mau liat-liat."
Aku dan Aish izin mengamati seisi ruangan. Ada dua kamar, ruang tamu dan dapur. Rumah ini bergaya minimalis, dengan cat kuning lemon. Memberi kesan cerah tapi elegan.