Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lahir Kembali Menjadi Undead

Lahir Kembali Menjadi Undead

pikir Gaston. Gaston berpikir panjang mengenai buku sihir gelap yang ia bawa sampai ke rumah. Beruntungnya ia sendirian, paman tidak ada di dalam sana karena sedang menikmati kekayaan. “Orang itu adalah pembunuh, tapi sayangnya tidak ada yang tahu siapa yang membunuhnya. Kecuali aku ataupun dia sendiri.” Perlahan ia membuka buku tersebut, terlihat banyaknya tulisan latin di kertas yang nampak lusuh. Tulisan itu dibuat mungkin sekitar beberapa tahun yang lalu.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
Wanita Penggoda

Wanita Penggoda

Selepas pulang kantor, aku memutar kembali rekaman percakapan dua orang yang telah bersahabat sejak sekolah menengah itu. Sungguh tak menduga sebelumnya, kalau Sutiyoso adalah seorang pembunuh yang sangat licik! Si tua bangka itu benar-benar pandai merancang pembunuhan tersebut hingga tim forensik pun terkecoh oleh hasil perbuatan kejinya.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
DIALAH SANG DEWA PERANG

DIALAH SANG DEWA PERANG

Jack melangkah pergi. Billy menatap kepergian Jack sambil menggeleng. Dia mengambil ponsel dan mengetik pesan. “Dia masih mencari informasi tentang pembunuh ibunya!” Di rumah, Jack menunjukkan daftar nama empat korban racun ttx pada Tuan Fredd. “Tak mungkin!” seru Tuan Fredd tak percaya. Matanya melotot melihat kertas memo itu. “Apa kau mengenal mereka, Tuan Fredd?” tanya Jack terkejut.
10131.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA SUAMIKU

WANITA KEDUA SUAMIKU

Tak lupa buku catatan kecil, yang akan mengungkap semua kebusukan Tante Ira. Sedari dulu, Tante Ira selalu membawa buku catatan kecil karena beliau pelupa. Apapun yang ada di fikirannya selalu dicatat, bahkan saat dia merencanakan untuk membunuh Mama juga dicatatnya. Tante Ira persis seperti psikopat, mungkin karena efek obat-obatan yang dia konsumsi sehingga otaknya tak berjalan dengan baik.
5.126.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
A MAN IN A TUXEDO

A MAN IN A TUXEDO

“Awal-awal susah baginya menyesuaikan diri. Pak Vincent masih berpikir hari saat ia bangun adalah hari kejadian itu. Dia merasa harinya berulang-ulang, sebelum pada akhirnya psikiater menyarankan untuk menulis kegiatannya di dalam diari.” Stela menganggukkan kepala paham maksud perkataan Candra. Pada awalnya Vincent mengira dia bangun di hari yang sama pada saat kejadian itu. Tapi dia sama sekali tidak ingat peristiwa pembunuhan Kirania. Yang diingatnya hanyalah seputar kegiatan yang dilakukan di kantor. “Pasti berat banget ya di awal-awal,” komentar Stela. “Begitulah, Stela. Aku tidak sanggup melihatnya seperti itu.” Mata Candra tampak berkaca-kaca.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

BUGHH BUGHH BUGH! Kabut yang selama ini menutupi benak Embun perlahan-lahan mulai terkikis. Dia mulai mengingat kejadian-kejadian itu sepotong demi sepotong. Merangkainya cepat dengan beberapa kejadian. Tiba-tiba saja mata Embun tampak liar. Dia mengenali sosok yang sedang mengancamnya ini. Walaupun rambut keritingnya sudah diselingi uban di sana sini, dia tetap bisa mengenali suara tawanya, tatapan matanya bahkan aromanya. Walaupun bersembunyi di dalam lemari, Embun melihat semua perbuatan kejam pria ini terhadap ibunya dari sebuah lubang kunci. "Anda PEMBUNUH!!! Anda yang sudah memukuli dan menembak ibuku!!! Pembunuh!!! Pembunuh!!!"
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 955 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
AKU MEMBUNUH IPARKU

AKU MEMBUNUH IPARKU

Kata Anggun. "Memang dia mau laporan katanya, Gun?" Tanya Nandean. "Dia bilang sih begitu." Jawab Anggun. "Bilang sama dia, aku mau buat laporan bahwa mereka melakukan percobaan pembunuhan berencana, Naya juga buat laporan tentang perbuatan tidak menyenangkan." Kata Nandean. "Sampaikan juga padanya, tidak perlu mengancam-ancam kami. Kami tidak takut. Aku pastikan dia yang akan berlutut minta maaf padaku nanti." Lanjut Nandean.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Aku mengarungi samudera darah Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu. ”Tadi malam syair Maut tidak menembangkan bait awal Aku datang dari balik kabut hitam, Aku mengarungi samudera darah. Selain itu pembunuh tadi seorang perempuan, berarti ia bukan pendekar penolongku. Nah pertanyaannya sekarang, kalau ia bukan penolongku itu, lantas siapa dia ? Mengapa ia selalu menembang Syair Penakluk Langit setiap melakukan pembunuhan keji?”
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Gadis itu juga menyatakan bahwa pembunuh Sherlock Holmes adalah Dante Alighieri. “Sayalah ... yang membunuh Holmes,” gumam Dante di antara hujan, menatap nisan Holmes gemetar. Meski sudah cukup terlibat dalam Pencarian Cawan Suci dan banyak melihat Embers meregang nyawa di hadapannya, mental Dante tampaknya tetap tak sekuat itu. Lihat saja, saat ini ia masih tak percaya bahwa salah satu temannya sudah wafat. Ia sampai menjatuhkan diri terduduk di sana.
10602 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Jasmine lantas membuka lipatan kertas yang lain dan berisi catatan tangan seseorang yang ditulis oleh tinta warna merah. 'Pembunuh! Baca berita ini baik-baik supaya kamu sadar siapa dirimu sebenarnya. Dasar pembunuh?’ Sontak, Jasmine berteriak histeris sambil menjatuhkan benda di tangannya ke atas lantai. Dia menangis karena bersalah itu kembali menguasai hatinya. "Benar. Aku pembunuh. Aku yang sudah membuat mereka meninggal,” racau Jasmine tanpa bisa menghentikan tangisannya.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai catatan harian sang pembunuh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status