Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

Di dalam sana ia menemukan benda yang terbilang berukuran sedang sebenarnya, dirinya mengambil itu, nama bendanya adalah nano spray, di nano spray itu ada wadah transparan, biasanya di isi air atau bahan kosmetik lain seperti toner atau apalah sebagainya. Pun yang dipegang Ya'qub ini juga sudah ada isinya, tetapi bukan kosmetik, bukan pula air biasa, ini adalah air zam-zam. Ya'qub memencet tombol yang ada di sana setelah mengarahkannya ke wajahnya, kemudian keluarlah dari sana air yang terlihat sangat lembut bagaikan embun dan membasahi wajahnya Ya'qub. Pria ini memang selalu memasukkan air zam-zam ke dalam nano spray miliknya, yang kemudian biasanya dia gunakan menyemprot wajahnya ketika ra
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

Ia kecilkan api, kali ini bergeser menyiapkan sayur bayam untuk ia rebus sebagai lalapannya, untuk sambal, ia membeli jadi dari UMKM ibu-ibu yang tergabung di grupnya, sambal jontor dan sambal roa. "Iya kali. Emang harus kamu yang nyerang dan ngehalau pengganggu ya, Zit, cakep banget sih istrinya Pandu. Colek dikit, ah..." jemari Pandu mencolek dagu Zita yang senyum-senyum.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

ucap papa, hingga perbincangan itu terhenti saat Zura turun dari anak tangga. “Mama masak makanan kesukaan Zura gak.”tanyanya menghenyak duduk menghenyak disampingku, aku meliriknya sebentar dan memilih bungkam. “Ada sayanng, mama masak Cumi-cumi saos untukmu.”ucap mama dia tersenyum menyambar sepiring cumi saous, “Mah besok, Azzam mau ngurus SIM, Azzam pengen nyetir sendiri.”ucapku.
1020.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Cahaya dari nyala api di tengah membuat semua orang menjadi merah. "Apa ini?" Zhura mencium minuman di gelasnya, terasa hangat dengan aroma kelapa. "Jangan khawatir, itu bukan anggur." Kakek Maral menjawabnya, "Ini adalah minuman khas suku Wiyyam. Namanya teh Wafaa, kami biasa meminumnya di hari-hari tertentu. Bisa juga sebagai minuman musim dingin. Bahannya adalah rebusan jagung manis yang dicampur dengan kapulaga, jahe, cengkih dan juga santan. Terkadang kita menambahkan madu untuk mengurangi kepedasannya. Cobalah, ini enak."
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Bang Doni menyetir dengan tenang, menghadang macetnya kota Padang. Setibanya di tempat tujuan, Emak berlinang air mata. Menatap takjub pada setiap bangunan yang ada. Meraba miniatur Jabal Nur, menyentuh kepala unta, dan duduk-duduk menikmati angin sepoi-sepoi di bawah pepohonan yang rindang. "Di sini ada yang jual air zam-zam katanya?" ucap Fuji, saat akan melaksanakan salat Zuhur berjamaah.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

***** "Gimana Zam, lancar semua?" "Lancar Bah, Azzam sudah melengkapi semua peralatan bengkel. Juga sudah merencanakan perekrutan santri dengan cara jemput bola. Lalu Azzam sedang mengusahakan tempat praktek terbaik untuk anak-anak." "Bagus, gak nyangka taringmu tajam juga ya Zam. Padahal baru sebulan loh." "Mboten Bah, Azzam masih berusaha kok."
9.9124.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

Amma Gista menyiapkan teh hangat lagi, kali ini chamomile dicampur madu dan irisan lemon. Zura duduk di karpet ruang tengah, bersandar pada sofa, mengenakan piyama satin warna lavender. Di depannya, album foto masa kecil terbuka lebar. Beberapa lembar foto terlepas dari plastiknya, membuat Zura tertawa sendiri. “Ini waktu aku nyanyi di acara sekolah dan Amma nggak datang,” ujar Zura pelan tapi ringan, memperlihatkan fotonya sedang pegang mikrofon dengan pita merah besar di kepala.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai ceng zam zam kecil
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
WidiaYuan
take your time Aletta kamu butuh sendiri kamu butuh ketenangan kamu butuh untuk berpikir.. kamu butuh kepastian.. renungkan.. pahami semuanya bahwa yang melukai tak selamanya akan tetap menyakitimu.. mereka hanya terjebak oleh keadaan hingga mampu membuatmu terluka. dan kini semua telah berubah
Kania Putri
nyesek banget sih jadi zura ini kakak yg sempurna tapi di balik sempurnanya ada sosok Aisha yg iri & cemburunya setengah mati lalu orang disekitar zura juga malah mendukung tindakan Aisha ini. Hai Zain semangat aq yakin zura gak sebenci itu sama kamu dia masih ada rasa cuma tertutup sama rasa kecewa
Baca Semua Ulasan
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

tegas Abah Harun. Dari arah dalam, seorang Abdi membawa ember dan jirigen putih ukuran sedang yang berisi air zam-zam. Yang sudah dicampur dengan daun bidara. Dengan hati-hati, seorang abdi meletakkan kedua kayu hitam itu ke dalam bak. Lalu membuka penutup jirigen. Sebelum menumpahkan air. "Mungkin nanti kalau ada yang bisa mendengar teriakan atau orang yang menjerit-jerit. Abaikan saja. Jangan ikutan panik ya!"
1078.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai ceng zam zam kecil
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

gumam Ye Biang Chang Segera inti iblis dimasukan ke cincin penyimpanan. Pandangan Ye Biang Chang kini beralih pada ganoderma api yang ada ditangan Zhi Shenzhen. "Tuan Shenzhen, ganoderma api ini sangat langka. Apa yang ingin anda lakukan? Apa ingin dibuat pil ? Atau mau dijual?" Ye Biang Chang memperhatikan ganoderma api dengan serius. Bahkan ia mencoba mencolek ganoderma tersebut dengan jari telunjuknya.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Mulai dari komedi putar, di mana Aksara sibuk memotret Diana dan Caroline yang tertawa di atas kuda kayu, hingga menaiki perahu bebek di kolam buatan. ​"Mama, lihat! Ada balon besar!" Caroline menunjuk penjual balon di dekat gerbang keluar. ​"Mau yang mana, Sayang?" tanya Diana sambil berjongkok menyamai tinggi Caroline. ​"Yang bentuk kelinci!"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status