ANNORA
"Rel, jaga, nih, cewek, ya! Dia suka ceroboh soalnya. Iket rambut ilang aja dia nyarinya muter keliling rumah, padahal, ya, dijadiin gelang di tangan!"
Devan berlari lebih cepat sambil berteriak.
"Sialan lo, Van!" Luna yang sudah tidak kuat pun akhirnya menyerah. Membiarkan Devan yang berlari ke dalam sekolah kembali.
Farrel menatap Devan tidak enak.
Bodoh jika dia tidak mengerti maksud ucapan Devan barusan.
*****
"Haha..." Gema terkekeh pelan dengan posisi masih berada di atas pohon mangga.
Hot Chapters