Belahan Jiwa
Ibu menambahkan, “Cinta tidak butuh alasan, tidak perlu di cocok-cocokkan. Cinta yang mencari-cari alasan bukanlah cinta. Itu telah menjadi sebuah kondisi.”
Tiara meyakini semua yang diucapkan Ibu. Bagaimana tidak, Ibu sudah mengalaminya, jadi Ibu tidak hanya berteori. Tidak mengada-ada dan berkhayal betapa hebatnya yang namanya cinta. Tiara tak pernah bosan mendengarnya. Menurutnya, cerita cinta Ibu dan Bapak itu sangat romantis. Bahkan sampai sekarang, mereka masih pergi ke mana-mana berdua, masih saling bergandengan tangan, Tiara juga tidak pernah mendengar mereka bertengkar.
Hot Chapters