Penyesalan Setelah Poligami
mendapat sambutan baik dari anak sahabatnya dia sekarang berani menyentuh kepala Hilda yang terbalut jilbab sangat gemas.
"Jilbabnya lepas dulu, Sayang," Fitri mengulurkan tangan hendak membuka jilbab namun tertahan.
"Jangan, Fit! Dia sangat lucu memakainya, aku masih ingin melihat pemandangan seperti ini," Arina menahan gerakan Fitri.
"Issh ... menyebalkan. Anakku gerah, masa kamu tega," ujar Fitri sewot.
"Kak Farid apa kabarnya?" tanya Arina sembali bangkit dan kembali duduk di tempat semula.