Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Topeng Sempurna Istri Pamong

Topeng Sempurna Istri Pamong

Meninggalkan Rina yang kini meraung-raung sejadi-jadinya, menangisi kehancuran istana kaca yang selama ini susah payah ia bangun dengan kebohongan demi kebohongan. Sementara itu, di sebuah rumah sederhana berdinding batako di ujung barat desa Sukamaju. Angin siang bertiup sepoi-sepoi, membawa harumnya aroma daun jeruk dan kemangi. Aku sedang duduk tenang di lincak bambu teras belakang, tanganku sibuk mengupas kulit bawang merah untuk bumbu mendoan nanti sore.
522 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Kamar yang indah, dengan warna hijau dan putih lembut di dinding, perabot kayu terang, dan kursi goyang di dekat jendela agar cahaya pagi masuk. "Adriel .…" bisikku dengan tangan menutup mulutku. "Aku sedang memikirkan rumah di Lembah Cemara," katanya dan jelas bangga pada dirinya sendiri. "Kamar di lantai atas dengan pemandangan kebun anggur itu. Kupikir bayi kita mungkin suka bangun melihat tanaman anggur setiap pagi."
1031.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Sekar masih ingat bagaimana suara Rania nyaris hilang di akhir panggilan. “Aku capek, Mbak. Aku cuma pengin jadi ibu yang tenang buat anak-anakku. Tapi makin hari... aku ngerasa kayak hidup dalam rumah yang bukan rumah. Dikelilingi cinta yang... mungkin, bukan cinta yang sebenarnya.” Tangannya menggenggam erat mikrofon. Loteng kecilnya terasa lebih sesak dari biasanya. Dan dalam hati, Sekar bergumam pelan, "Apa semua rumah... memang menyimpan rahasianya masing-masing?"
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Hujan masih mengetuk kaca jendela, dan di dalam mobil yang hangat itu, ia mulai bercerita. "Aku tinggal di sebuah pondok kecil, tidak jauh dari restoran. Di belakang bukit kecil dekat taman kota—kau tahu, yang punya pagar kayu tua dan pohon mangga yang tumbuh liar di sampingnya. Rumah itu milik pamanku. Sederhana sekali. Tapi cukup untuk aku hidup, dan tenang."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

“Di sana, dia bisa jadi diri sendiri. Tidak harus menjaga sikap, tidak harus bersuara lembut, tidak harus menahan diri. Hanya di dapur… dia bisa tertawa.” Khailash tak memotong, hanya mendengarkan. “Dulu aku pikir mama seperti itu karena tidak suka keramaian,” Lura melanjutkan dengan suara pelan, “seperti yang kau tahu, rumah ayahku dihuni oleh beberapa keluarga. Dan mereka semua… menyebalkan. Penuh aturan, penuh drama, dan tidak ada ruang untuk bernapas.” Lura menghela napas. Irisan bombaynya kini lebih pelan, seperti pikirannya sedang berlayar jauh ke masa kecil.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Suami dan Pembantuku

Hasrat Liar Suami dan Pembantuku

kataku mengingatkan. "Nggak janji, deh," jawab Rumi sambil nyengir kuda. "Rumiii ...." "Iyaiya, Kak. Udah buruan ayok ... nggak sabar nih pengen ngedamprat ulet bulu," Lingkungan tempat tinggal Mina di kelilingi dengan pertokoan yang memudahkannya untuk mencari kebutuhan sehari-hari. Ternyata kak Ica masih punya hati nurani, gumamku dalam hati.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa

Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa

Tampak rumah yang aku tinggali begitu sangat kotor seperti tak dihunni saja. "Astaga rumahmu kotor sekali seperti kandang ayam saja. Apa istrimu tak membersihkannya?" Sedari dulu Mbak Darmi tak tahan dengan lingkungan yang kotor. Aku hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Mbak Darmi. Memang biasanya akulah yang membersihkan rumah ini. Namun kondisiku masih sangat lemah pasca pulang dari rumah sakit.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku

Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku

"Apa? Koma?" "Iya." "Kok Ibu tahu?" "Saya dulu kerja di rumah itu saat si Nenek masih menempati." Jadi, tentang rumor itu, sudah tak asing lagi di lingkungan ini? Bahkan mungkin semua orang di sini tahu tentang cerita orang di rumah bercat hijau itu.
1092.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Saat Doa Si Miskin Diijabah

Saat Doa Si Miskin Diijabah

tanya Kartika pada Bowo. Ia tampak cukup terkejut melihat keadaan tempat tinggal sang Mama. Rumah satu petak yang hanya terbuat dari papan serta lantai yang terbuat dari semen saja bukan keramik. Kartika pun melihat ke sekeliling lingkungan tempat tinggal Mamanya. Kotor dan kumuh, pun terlalu ramai dengan suara riuhnya anak-anak kecil yang sedang bermain.
1076.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Rumah kamu yang mana?" ["Rumah saya yang berpagar putih banyak tanaman merambat. Cari saja rumah yang paling banyak tanaman di depan rumahnya. Nomor dua ratus empat. Itu rumah saya, pintu rumah saya terbuka lebar, ada jemuran selimut bermotif bunga warna-warni dan saya sedang duduk di kursi teras depan rumah. Rumah saya yang paling kecil di antara rumah yang lainnya."]
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai cerita lingkungan rumahku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status