Cinta yang Diracik Takdir
Ada sesuatu yang lebih sesuatu yang belum ia pahami sepenuhnya.
***
Sementara itu, di tempat lain, Siska menarik napas panjang sambil mengelap keringat dengan punggung tangan. Tangannya pegal, tetapi ia tetap fokus memotong kain di depannya.
“Aku harus cepat selesai,” gumamnya pelan. Ia bertekad untuk segera pulang dan belajar memasak lagi.
Tadi, ia sempat mendengar teman-temannya bercanda, “Kalau mau menjerat hati pria, mulai dari perutnya.” Kalimat itu melekat di kepala Siska. Ia tersenyum tipis.
ตอนยอดนิยม