Om-Om Pilihan Papa
"Tapi lo bener-bener enggak punya cewek gitu? Sekedar simpanan atau sejenis sugar baby buat memuaskan hasrat? Coba lo jujur sama gue. Gue enggak bakalan marah, gue enggak bakalan cemburu sama sekali. Lagian gue enggak anggap lo sebagai suami gue kok Om."
Makanan di piring Om Bian sudah kosong sekarang, berpindah cepat ke perutnya yang kotak-kotak enam itu. Aku menggelengkan kepala, memang kemampuan makan dari laki-laki itu tiada duanya. Cepat sekali.
"Sudah saya bilang berulang kali, saya enggak main yang begituan."
"Lo impoten?"
"Kamu mau bukti? Saya bisa keras sekarang juga asal kamu telanjang."