Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis
Di atas kertas putih itu, tertulis tulisan tangan Raisa yang miring.
[ Wira, dari lima hal yang kamu janjikan padaku, nggak satu pun kamu lakukan dengan baik. Sebagai hukuman, bukan perceraian, tapi kematian. Gimana? Mau maki aku lagi? Sayangnya, kamu cuma bisa bawa bunga ke kuburanku buat marah-marah. ]