Stetoskop Hati
Bukan di dalam kamar kos yang biasa dijadikan tempat untuk ajang curhat kami berdua.
“Hush, sembarangan lo. Masa iya gay. Mungkin dia sibuk ngejar gelar spesialis bedah digestif, Ran. Jangan ngaco, deh. Kalau orangnya denger bisa disuntik mati lo.”
“Ya semoga aja nggak gay,” cicit Rani. “Ah, Na, kenapa nggak lo coba deketin? Katanya pengin punya suami dokter. Sama dokter Galih aja. Siapa tahu dia jelemaan dokter Nando yang di cerpen lo?”
ตอนยอดนิยม