Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

"Luar biasa, bukan?" Erika tiba-tiba muncul dan berjalan mensejajarinya. Temannya itu mendongak, menatap langit dengan binar kagum. "Sejak semalam, sesaat setelah badai paling hebat itu lewat, hujan langsung berhenti total. Badainya hilang begitu saja. Rasanya seperti ada yang baru saja menenangkan amarah alam ini," ujar Erika antusias. Sera hanya memulas senyum tipis yang getir. Ia menoleh perlahan ke arah tenda utama, tempat di mana ia dan Rendra melakukan penyatuan untuk pertama kali.
1033.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 966 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

"Selamat ulang tahun. Semoga seiring bergantinya tahun, kamu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan." Aku mengusap air mataku, lalu mengangguk dengan mantap. "Terima kasih. Aku pasti akan bahagia!" Setelah semua badai dan gelombang besar itu berlalu, kini aku siap menyambut kehidupan yang baru.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Tapi karena … setiap kalimat yang ia ubah, menjadi kenyataan. Hari pertama. Ia menulis ulang bagian tentang "Rendra pernah nyaris mati tersambar petir di lereng Lawang Sentra saat badai hebat melanda." Setelah menyimpan dokumen itu di flashdisk dan pulang, ia membuka berita malam: "Hujan petir langka terjadi di Lereng Lawang Sentra. Satu pendaki ditemukan selamat meski tersambar." Danu nyaris menjatuhkan ponselnya. "Apa mungkin Rendra bisa keluar dari lorong itu dengan tulisanku?" Dia menggeleng samar.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Pemandangan terlihat seperti pertempuran sengit antara para master yang berusaha sekuat tenaga melawan bencana alam. Sementara Raja Hiu Mutan itu ... Sama sekali tidak bodoh, dia tentunya tidak akan nekat masuk ke daerah yang dilanda badai. Entah berapa lama waktu sudah berlalu ... Bahkan seorang Teguh sudah merasa kewalahan. Hingga pada akhirnya. Perlahan, badai sudah mulai mereda. Keadaan kapal pun sudah mulai stabil. Tit, tit, tit ...
9.5369.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.1K kali sebagai cerpen badai yang reda
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Baca Semua Ulasan
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Malphas meraung, membenamkan wajahnya di ceruk leher Elara saat ia sendiri mencapai puncaknya, sayap peraknya mengepak keras hingga memecahkan beberapa vas kristal di sudut ruangan. Keheningan mendadak jatuh saat petir terakhir menyambar. Badai di luar mereda secepat ia datang, meninggalkan sisa-sisa awan kelabu yang mulai tersingkap memperlihatkan bintang. Udara di dalam ruangan kembali normal, membuat Elara terengah-engah menghirup oksigen yang kini terasa manis dan melimpah.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ada badai, ada luka, tapi juga ada ketenangan baru. "Terima kasih," ucap Liora pelan. "Tapi aku juga belajar, tidak semua cerita harus selesai dengan bersama. Kadang... berdamai saja sudah cukup." Rayden tersenyum getir. "Kau benar." Mereka berdiri di sana, di tengah hujan yang seakan menghapus masa lalu, membasuh jalan agar bisa dilalui dengan langkah yang lebih ringan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Jadi di tengah-tengah hembusan angin yang seolah-olah kapan pun siap menerbangkan gadis kurus itu ke atas langit, ia memilih untuk jalan-jalan sendirian tanpa peduli pada awan gelap yang kini mulai mengepung seluruh kota. Hujan turun ketika Lian mulai lelah berjalan dan beristirahat di sebuah halte kecil yang jarang ditunggui oleh orang-orang. Mata gadis itu menerawang, memandangi hujan yang jatuh dari atap halte. Bau debu yang baru saja terkena air hujan menyeruak menembus relung hidungnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Bawah Awan

Perpisahan di Bawah Awan

Alaric adalah sosok yang menjadi panutan bagi semua pilot. Di usia 16 tahun, dia menyelamatkan para sandera seorang diri. Pada usia 25 tahun, dia mengambil alih komando Pangkalan Penerbangan Utara. Dari puluhan ribu operasi yang dipimpinnya, dia tidak pernah melakukan kesalahan sekali pun. Dalam dunianya, tidak ada istilah "kompromi demi perasaan", yang ada hanyalah "tanggung jawab". Hazel menghabiskan waktu lima tahun untuk mengatasi fobia ketinggiannya. Dia memanjat tebing setinggi seratus meter dengan tangan kosong dan berjalan di atas kabel baja yang membentang di antara dua sisi samudra demi mengalahkan rasa takut itu. Dia berhasil masuk akademi penerbangan, lulus sebagai peringkat pert
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Perlahan-lahan, ruam merah yang mengerikan itu akhirnya mereda. Brielle terus menangis tanpa henti karena merasa sangat bersalah. Ia sangat menyayangi Seline dan tak pernah menyangka anak itu justru mengalami masalah saat bersamanya. Ia begitu diliputi rasa bersalah sampai tidak tahu harus berbuat apa.
39.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerpen badai yang reda
Baca
+Pustaka
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Kemarahan tetap harus disalurkan, kemurkaan tetap harus diredakan, agar dapat kembali tenang. Malam semakin menggila. Hujan menampar bumi tanpa jeda, petir mengoyak langit dengan lecutan kilat, dan angin berteriak seperti lolongan binatang malam. Rumah batu kecil itu nampak rapuh di tengah badai. Tapi di dalamnya tumbuh badai yang jauh lebih dahsyat dari sekadar amukan cuaca. *********************
1055.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerpen badai yang reda
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
kenapa deskripsinya seakan-akan jelasin telah terjadi kegiatan nananina yg maha dahsyat.... aargghhhh....jangan sampe huhu.... ini bukan masalah Kamu nananina bang, tapi aku takut eva terluka sangat parah nnti...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status