MERTUAKU MISKIN
Pokoknya dia sangat berbeda, karena sikap baik itu lah aku mulai bisa membuka hati untuk menerima seorang sahabat wanita.
Persahabatan kami pun semakin dekat setelah menginjak kelas tiga, kami selalu berangkat sekolah bersama, aku selalu menunggunya di ujung gang karena takut ketahuan Ibunya yang super galak. Pulang sekolah pun sama, walau akhirnya aku harus berhenti di ujung gang agar dia masuk lebih dulu.
Setelah lulus, kami juga masih bersahabat. Bahkan kami sering bertukar pesan melalui ponsel jadul yang tengah booming.
인기 회차