MEMATAHKAN SUMPAH IBU
Memperlakukanku bagai seorang tahanan yang bebas mereka aniaya kapan pun mereka butuh pelampiasan.
Lambat laun, aku merasa kehilangan jiwaku di rumah. Untunglah teman-temanku di MTs sekarang baik-baik, tidak seperti teman waktu aku SD. Aku menyukai pelajaran bahasa, baik bahasa asing, lokal mau pun nasional. Aku sering membuat cerpen untuk teman-temanku dengan nama mereka sebagai lakon utamanya, dan mereka menyukainya. Ada yang membalasnya dengan membuat cerpen atas namaku juga, namun tak sedikit pula yang kesal lalu menjadikanku bulan-bulanan karena di cerita itu aku menjodohkan mereka dengan murid paling buruk rupa. Bagian paling menyenangkan adalah ketika seseorang merebut cerita yang tel
ตอนยอดนิยม