Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hug Me!

Hug Me!

kata Intan dengan mata yang mulai berembun. Mendengar ucapan Intan, hatinya terasa perih tak ada kata yang mampu keluar dari dalam dirinya. Sesaat suasana menjadi hening tanpa suara, yang ada nada lagu dari dalam café. Have I ever told you I want you to the bone Have I ever called you When you are ala alone And if I ever forget To tell you how I feel Listen to me now, baby I want you to the bone I want you to the bone
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as come to me
Read
+Library
You are my destiny

You are my destiny

Rendi masih saja dingin dan cuek kepada nya. Sore ini, Clara akan pergi bersama Mama ke mall. di perjalanan, Clara hanya benging dan memandangi jalanan. Mama yang melihat Clara terdiam, merasa Clara sedang berada di masalah yang membuat diri nya begitu terlihat tidak semangat. "Ra." panggil nya. "Iya Mah." "Kamu baik-baik aja sayang?" "Rara baik-baik aja Mah."
102.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as come to me
Read
+Library
Look At Me!

Look At Me!

Dia kirimkan saja pada cowok itu. * - Stemmy, aku sungguh ingin membantu kamu. Karena aku sayang kamu. Di depan ada banyak hal baik menunggu, aku yakin. Tapi semua harus dimulai hari ini. Please, buka hatimu, ijinkan aku menggandeng tanganmu melewati semua ini.
9.938.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as come to me
Read
+Library
Marry Me

Marry Me

Rena menganggukkan kepala, menyembunyikan wajahnya yang bersemu. "Kalau gitu besok aku lamar kamu ya." "Hah?" Spontan Rena melotot, matanya beradu dengan tatapan mata Davin. "Besok?" "Iya, besok. Atau kamu mau sekalian dibawakan penghulu?" Seketika Rena menggelengkan kepala, itu terlalu mendadak. "Kalau kamu minta dibawakan kantor KUA-nya juga bakal aku bawakan Ren," ucap Davin.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as come to me
Read
+Library
I NEED YOU

I NEED YOU

Dinda terharu. "Dia juga adik gue, please! Lo belum kerjakan Ran, gue bakalan penuhin semua kebutuhan lo selama lo jadi Gaurine. Gue mohon, berapa pun yang lo minta gue bakalan kasih.” Rafhan menatap Ran penuh harap. "Ayolah Ran!" Ecca ikut-ikutan. Ran masih menggelengkan kepala, dia tidak menginginkan ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as come to me
Read
+Library
COMEBACK

COMEBACK

tanya Bang Hendra padaku. “Aku pesan nasi pakai telur ceplok sama sambal saja, mbak.” Jawabku. Ya, aku pesan sesuai dengan isi dompetku yang sudah menipis. Besok aku harus ke pasar lagi untuk cari uang, uangku tinggal untuk makan siang ini saja. Nanti malam makan mie instan saja.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as come to me
Read
+Library
Towards You

Towards You

tanya Ken dengan nada meledek. “Aku baru pulang dari kantor. Karena badanku sedikit terasa tidak enak, aku ingin pergi ke kedai minuman hangat itu,” jawab Lidia sambil menunjuk ke arah kedai yang dimaksudnya itu berada. “Mau aku temani? Aku juga merasa haus karena memakan terlalu banyak kacang rebus tadi,” tawar Ken diiringi dengan tawanya. “Boleh,” jawab Lidia dengan senyum sumringahnya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as come to me
Read
+Library
Come And Serve Me

Come And Serve Me

"Apa kamu tidak ingin mengajakku masuk? Aku bisa membuatmu kaya raya lagi seperti dulu hanya dalam sekejap, Karina. Sekaligus mendapatkan apa yang kamu inginkan... yaitu mendapatkan Matthew kembali." ***
9.844.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as come to me
Read
+Library
I LOVE ME

I LOVE ME

"Aku tidak punya banyak waktu untuk meladenimu! Cepat pergi dari hadapanku sekarang, atau aku benar-benar akan menghajarmu dengan segala kekuatanku!" ** To be continued.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as come to me
Read
+Library
Me and You

Me and You

Menatap Rara tidak enak hati dan berkata, “makasih undangannya, Ra, tapi aku gak bisa datang.” “Ayolah, Ca,” desak Rara padanya, “sebentar aja kok, janji gak lama deh,” bujuknya lagi. Andai saja besok ia tidak ada janji tentu saja Ica akan dengan senang hati hadir ke acara tersebut. “Gak bisa, Ra.” Ica mengembalikan paper bag tersebut kepada Rara. “Udah simpan aja barangkali nanti berubah pikiran. Ayo, Kak, pulang.” Rara beranjak dari duduknya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as come to me
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status