Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Bab 2. PENYERGAPAN TAK TERDUGA Waktu berlalu secepat angin yang berhembus jika tidak dinanti, akan tetapi akan terasa sangat lambat ketika waktu di tunggui. Sepuluh tahun berlalu sejak tragedi di desa Waru dan kehancuran di seluruh dunia sejak keonaran yang dibuat para golongan hitam. Saat ini dunia sudah kembali tertata, meskipun tidak kembali seperti sebelumnya.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

**BAB 50: Misi Pembersihan Kosmik** **PART 4: “Waktu Nol yang Bocor” Langit yang semula berwarna kelabu kini berubah jadi seperti retakan jam kaca. Setiap garis waktu terlihat seperti serpihan yang saling menabrak, berkilau lalu hancur, menyisakan suara berdenting—suara waktu yang bocor keluar dari ruangnya sendiri. Aaron menatap ke atas dengan ngeri. “Waktu… rusak?” katanya pelan, suaranya gemetar.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Pohon waktu tumbuh liar di belakang mereka, daunnya berubah setiap menit: kadang berkilau, kadang hitam, kadang tak terlihat. Karena waktu kini bukan satu jalur. Waktu… adalah kemungkinan. Nerevan berdiri membisu menatap horison yang berubah setiap ia berkedip. Dataran menjadi hutan. Hutan menjadi laut. Laut menjadi kabut. Semuanya terjadi sekaligus. “Dunia ini tak lagi punya alur,” gumamnya. “Ini… seperti diceritakan oleh ribuan penulis yang belum pernah menulis sebelumnya.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Pawang Hati Mafia Kejam

Pawang Hati Mafia Kejam

"Ayah... Raka, dia terobsesi dengan hal-hal yang tidak terjangkau oleh perubahan. Tempat-tempat yang terperangkap dalam waktu." Ia berhenti, mengeluarkan jurnal Raka dari ranselnya. Di bawah cahaya senter yang redup, ia membuka halaman yang berisi sketsa jam matahari yang retak dan patung burung tanpa sayap. "Aku sudah memikirkannya, Sabe. Tempat di mana waktu berhenti. Ini bukan jam matahari. Ini metafora. Jam matahari retak, artinya waktu yang dihitung manusia tidak lagi berlaku. Lonceng Mati tidak akan berdentang... Lonceng Mati adalah lonceng di menara gereja tua yang digunakan untuk menandai pemakaman. Jika lonceng itu mati, itu berarti..."
10706 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

melangkah Kupandang waktu berjalan diam sesuai aturan Tak ada rasa retak Semua, tentang waktu Waktu membawaku disini Waktu menyudahi Pertemuan ini, Aku tak benci, Aku tak marah, Aku tak dendam Waktu, terimakasih Telah menggoreskan jejak Aku, bersyukur Aiys asyik menulis, setelah menyampaikan beberapa rasa Aiys ulang beberapa materi untuk memantapkan persiapan perangnya besok. Kertas guram di hadapan Aiys telah terisi penuh angka-angka dan tulisan. Aiys bersyukur bisa mengerjakan 30 soal malam ini. Aiys menggosok-gosok matanya, rasanya ada sesuatu yang menimpa. Aiys butuh tidur. Waktu Aiys berjalan menuju tempat tidur, Aiys pandanggi ponselnya. Ternyata sudah terisi penuh. Tidak tau kenapa ad
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

Lalu kutekan tombol yang berwarna hitam disebelah putaran tahun dan lorong waktu pun terbuka, aku melangkahkan kakiku ini pertama kalinya aku melewati waktu sendirian, dan aku pun tidak sadarkan diri. Aku sudah berada di alam yang entah di garis mana, apakah masih alam nyata atau alam lain, intinya hanya gelap tanpa adanya suara, sunyi dan semakin lama aku terlelap mengantuk. Sayup-sayup telingaku mendengar suara. Tahunnya adalah 304.899. Malam itu hujan turun dengan lebatnya, kilat menyambar-nyambar dan angin bertiup cukup kencang.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Lance menyilangkan jari-jarinya di bawah dagu, tersenyum, lalu berkata, “Aku rasa usulan Tuan Proto sangat bagus. Bagaimanapun, naskah ini mempertahankan banyak elemen gaya zaman dulu, seperti penerbitan buku, kalender gantung di rumah mendiang, radio, dan sebagainya. Jika kita menggantinya dengan latar cerita zaman sekarang, nuansa misteri dalam cerita akan hilang.” Setelah berkata demikian, Lance menoleh ke Dacia. “Aku yakin Nona Dacia pasti juga ingin naskahnya diadaptasi ke layar lebar secara utuh, ‘kan?” Dacia tertegun sejenak, lalu berkata dengan perlahan, “Awalnya, aku memang berpikir apakah menambahkan latar zaman dulu akan menghasilkan efek yang lebih baik. Tapi setelah mendengar pe
9.33.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101.3K kali sebagai contoh latar waktu
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Sejarah yang terbentuk oleh pemeran, latar, dan pastilah waktunya; manusia, ruang dunia, dan waktu itu sendiri. Mataku mengerjap, kemudian terpejam rapat. Aku membayang: apakah ketika aku memejamkan mata, waktu tetap mengikuti? Entahlah, tapi yang kuketahui hanyalah satu hal, metode sekaligus trik untuk mempercepat waktu hanyalah satu: tidur. Namun hal itu tidak berlaku untuk menuntaskan masalah. Jangan berlari pada kenyataan yang fana.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

--- Bab: Kisah yang Tak Bisa Diceritakan Ulang [Adegan Pembuka – Suatu Hari Tanpa Penanda Waktu] Hari itu tidak tercatat di kalender mana pun. Tidak ada musim yang menyertainya. Tidak ada penanda waktu. Tapi semua yang hadir… mengingatnya. Kai duduk di bawah langit yang tidak punya awan. Di sampingnya, Lena bersandar. Tidak ada percakapan. Hanya keheningan yang terasa lengkap.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Lahirnya waktu?” Arjuna tersenyum samar. “Di masa Pajajaran, para resi percaya waktu bukan garis, tapi arus. Seperti air, ia mengalir, berputar, dan kembali ke asal. Dan di sini... tempat arus itu berawal.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai contoh latar waktu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status