Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesugihan Tumbal Nyai

Pesugihan Tumbal Nyai

"Apa kau sudah punya tumbal pertama untuk dipersembahkan kepadaku nanti?" Aku terdiam beberapa saat dan meyakinkan diri dengan jawaban yang akan kulontarkan kepada Nyai. "Sudah, Nyai," ucapku yakin. "Siapa yang akan kau tumbalkan?" "Ibu mertuaku, Nyai." Seketika tawa Nyai menggelegar mengisi ruangan yang hampa. Suara gagak ikut serta membuat hawa mistis ini kian menusuk.
48.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Tumbal Darah Perawan dan Misteri Desa Kanibal

Tumbal Darah Perawan dan Misteri Desa Kanibal

#TUMBAL DARAH PERAWAN DAN MISTERI DESA KANIBAL BAGIAN SEMBILAN Pak Pepeng melemparkan bambu kuning runcing, kearah makhluk tersebut. "Juna apa yang kamu tunggu, ayo lari !!"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

ujar pria itu dengan nada penuh keputusasaan. "Hehe, sudah biasa. Kebanyakan yang datang ke sini juga bilang begitu. Kamu ingin kaya?" tanya Mbah itu dengan senyum licik. Pria itu mengangguk. "Tapi bisa nggak, Mbah, jangan yang pakai tumbal manusia?" tanya pria itu, suaranya mulai bergetar. "Oh, saya nggak tahu. Itu tergantung dengan siapa kamu berurusan nanti," jawab Mbah itu dengan santai, sementara pria itu tampak ragu-ragu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Diculik Mertua Duda

Diculik Mertua Duda

tanya pak Ruslan sambil menatap langit. "Kenapa pa?" tanya Gabriel. "Karena mereka ikut bahagia melihat kamu tersenyum," jawab pak Ruslan. "Dih, apaan sih pa, gak nyambung banget," elak Gabriel sambil mengangkat kepalanya melirik pak Ruslan. "Eumm, semakin tua semakin berkurang skill papa dalam membuat gombalan," ujar pak Ruslan sambil tertawa. Gabriel berdiri ia memegang pagar balkon sambil melihat ke bawah.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Asistenku Membuatku Tak Karuan

Asistenku Membuatku Tak Karuan

“Saya... saya akan membacakan Anda antologi puisi Chairil Anwar sampai Nona tertidur pulas dalam pelukan kata-kata.” Ghea terdiam tiga detik, lalu menunjuk pintu dengan pulpennya. “Keluar! Cari jamet saja sana yang doyan kamu rayu dengan kata-kata, jangan cari aku.” Begitu Bambang keluar dengan langkah lunglai, Ghea langsung melempar bantal kursinya ke arah Kalandra. Dengan sigap, asisten itu menangkapnya. “Kal! Kamu mau aku nikah sama manusia atau sama kumpulan sajak?” amuk Ghea.
10535 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Gadis Cantik Dan Om Ganteng Kaya Raya

Ingatan masa lalunya menghantam keras: suara cambukan, tubuh ringkihnya dipaksa menelan sisa makanan, bau apek gudang gelap tempat ia dikurung, dinginnya malam saat ia dibuang di pinggir kota. Tangannya bergetar saat akhirnya ia menjawab. “Sejak ibu meninggal… aku hanya jadi pelampiasan. Ayah dan istri barunya menyiksaku. Kadang aku hanya makan sisa mereka. Aku dipukul, dikurung, bahkan… pernah dibuang seperti sampah. Kalau bukan karena Om Frans, mungkin aku sudah mati.” Suasana ruang tamu mendadak hening. Napas semua orang tertahan. Air mata jatuh di wajah Pak Aditama,sosok tua yang selama ini disegani, kini tampak rapuh.
635 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
REVENGE: DENDAM CINTA ELAN

REVENGE: DENDAM CINTA ELAN

Canda Elan. "Gombal kamu sering receh tahu?!. Mirip gombalan teman-temanku." "Siapa berani menggombali gadis keras kepala sepertimu?" "Jahat deh, aku kalem loh.." "Kalem karena capek klimaks?" Keduanya tertawa bahagia. ***
1046.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

tanya gw “sesuai namanya, kita ngerayu, terus yang dirayu harus bales ngerayu lagi. Tapi yang nyambung lah.. kayak bales pantun aja gitu. Yang balesannya nggak nyambung atau GR duluan, kita anggap dia kalah. Gimana?” jelasnya “ide lo beneran aneh. Udah deh, lo tinggal siapin duit buat makan porsi dua orang” jawab gw
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

“Kenapa jawabannya tak yakin begitu?” “Bukan tak yakin, tapi aku hanya mencoba menahan rasa rindu padamu, kenapa makin lama kamu malah terlihat makin cantik.” “Idih itu yang namanya gombal. Sudah aku mau siapin makan siang dulu, tidak akan kenyang hanya dengan makan gombalan saja.”
9.332.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

“Haha, gombal deh, banyak yang godain tapi aku cuek aja. Cuma seneng di godain sama kamu doang.” “Cie … udah mulai pinter ngegombal juga, ya?’ “Iya karena keseringan di gombalin jadi ketularan.” “Hehe, asal gombalnya buat aku boleh, kok. Ya udah lanjutin deh seneng-senengnya di rumah Sisil. Aku sayang kamu, Cinta.” “Iya, aku sayang kamu juga. Terima kasih udah selalu bikin aku hepi.”
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai contoh pantun gombal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status