Suamiku Sugar Daddy
Susah kalau penyakit bawaan.
Untung saja Mama dulu tidak sebringas itu. Walaupun, aku ingin sekali membunuhnya. Akan tetapi, tidak inginku bunuh dengan tangan bersihku ini.
Aku mengambil ponsel di saku. Kulihat nomer baru terpampang di layar. Siapa yang menelepon?
"Halo, siapa ini?"
"Ini, Papa, Ka, kamu nanti malam jadi datang, kan?"