Godaan Dokter Cantik
Di dalam pelukan itu, tak ada janji, tak ada pembelaan—
hanya dua jiwa yang sama-sama terluka, terjebak dalam cinta yang salah waktu, salah keadaan, dan terlalu mahal harganya.
Pelukan itu tetap erat, tapi Aran tak bisa menahan gelombang rasa bersalah dan kehilangan yang menumpuk selama ini.
Tiba-tiba, dadanya sesak luar biasa, suara tangisnya pecah, mengguncang keheningan ruangan.
“Maafkan aku… maafkan aku, sayang,” ucapnya tergagap, bahunya berguncang, air matanya jatuh menetes ke rambut Lala.
Bab Populer