Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodi Ruman

Jodi Ruman

kata Egi sambil memberikan kode agar Ani menyingkir. “Jangan!” sergah Dian. “Mau gendong gimana kamu? Bridal sytle? Estonian style? Piggyback? Fireman’s carry?” Dian geleng-geleng kepala. Tidak mengizinkan Egi memakai satu pun gaya yang disebutkan. “Ini pahanya enggak bisa dipegang. Belakang lututnya juga luka. Jadi digendong ala apa pun malah kasihan Afinya,” terangnya.
8.716.8K viewsOngoingAdded to Library 572 Times as danni ashe
Read
+Library
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

tanya Raksha. “Y-ya….tapi, siluman itu…” Sena tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Dia terperangah ngeri melihat Asoka yang sudah menghajar habis semua pendekar muda itu kini berlari menuju kerumunan pasukan Kanezka. Dari yang dia lihat, sepertinya siluman harimau itu tengah membantu siluman berbentuk prajurit Kanezka itu.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 416 Times as danni ashe
Read
+Library
Duda Incaran Shana

Duda Incaran Shana

Shana mematikan panggilan secara sepihak. Dia berdiri dari duduknya dan mulai membuka pintu. Alis Shana naik begitu melihat wanita paruh baya yang tersenyum padanya. "Selamat malam, Bu Shana. Saya Bibi Lasmi, asisten rumah tangga di rumah ini." Shana yang awalnya bingung mulai memberikan senyumnya. "Iya, Bi. Saya Shana. Salam kenal," balasnya dengan ramah.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as danni ashe
Read
+Library
Di Atas Ranjang Duke Cassian

Di Atas Ranjang Duke Cassian

Ayahnya tidak hanya ingin mereka berhubungan intim; dia ingin memastikan bahwa Florence tidak akan sanggup menolak Duke Cassian malam ini. "Sial, ini panas sekali!" racau Florence mulai merasakan reaksi afrodisiak dari Damiana. Di saat ia sedang kacau, tiba-tiba saja pintu kamar mandi itu terbuka. Muncul Duke Cassian yang hanya memakai jubah mandinya. Florence merasakan jantungnya mencelos. "Yang Mulia, keluarlah! Jangan mendekat!" teriak Florence dengan sisa-sisa kewarasan yang masih ada.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 354 Times as danni ashe
Read
+Library
ANATASYA

ANATASYA

Sarah mengangguk, dia menghapus air matanya. "Yaudah, aku pergi dulu." pamit Damar. Sarah kembali mengangguk. ~~~~~~~ Seperti biasa, Ana berjalan kaki menuju sekolahnya. Gadis itu berjalan dengan termenung. Tatapannya kosong, Ana tidak seperti biasanya. Tidak seperti Ana yang ceria, dan suka memamerkan senyumnya. Ana yang sekarang sangat berbeda jauh dengan Ana seperti hari-hari biasanya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as danni ashe
Read
+Library
Cassy

Cassy

Darian tengah merasakan haru saat menyadari putrinya kini telah dewasa. Setelah adegan mengharukan di mobil dengan papanya tadi, akhirnya Cassy sampai juga di tempat tujuannya. Ia menarik nafas panjang, layaknya seorang kesatria yang akan masuk ke medan perang. Cassy mempersiapkan mental dan pikirannya agar tetap tenang dan bisa menyelesaikan semua hari ini juga.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as danni ashe
Read
+Library
DIAM-DIAM MENCINTAI SUAMIKU

DIAM-DIAM MENCINTAI SUAMIKU

"Iya, memangnya ada apa, ya?" "Kenal sama yang namanya Anjas?" tanya perempuan itu. "Gak." Dani dengan tegas menggelengkan kepala. "Oh, maaf. Kukira kalian saling kenal." Ia tertawa malu, kemudian pergi. "Kalau dia di sini berarti Anjas juga di sini. Aku mau pulang," kata Alisha. Ia bergegas menuju mobil, tetapi tak sengaja malah tersandung. Beruntung Dani dengan sigap menangkap tubuhnya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as danni ashe
Read
+Library
Cinta sang Lady Killer

Cinta sang Lady Killer

ancam Daniel. Ashlee memegang dress bawahnya dengan kuat, tangannya bergetar menunjukkan betapa ketakutannya ia sekarang. “Aku.. aku yang merencanakan pembunuhan Anya” wanita itu terisak kuat. “Siapa saja yang terlibat?” tanya Daniel lagi. Tubuh Ashlee semakin bergetar, napasnya bahkan tercekat di tenggorokan. “Aku tanya siapa lagi yang terlibat Ashlee. Siapa saja yang terlibat dalam perencanaan pembunuhan Anya?” Daniel mengulangi lagi pertanyaan. Laki-laki itu menekan setiap perkataannya.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as danni ashe
Read
+Library
Vivian

Vivian

Ia mengingatkan diri bahwa ia dalam pelarian hingga harus meninggalkan tempat itu lebih jauh. Vivian berusaha bangkit, melewati lembah dengan berjalan menghampiri bukit di hadapannya. "Oh tidak! Aku tak sanggup mendaki ..." lirihnya bersandar di salah satu pohon. Ia mengatur napas, menelan saliva. Terasa kering tenggorokangnya. "Air ... aku butuh air," katanya sembari menahan sakit dan perih di sekujur tubuh. Bibir kian mengering sedikit pecah digigit berulang kali.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as danni ashe
Read
+Library
Raina

Raina

kata wanita itu memperkenalkan diri menyalami satu persatu dari mereka, lalu berhenti di depanku. Aku tidak tahu bagaimana caranya melakukan interaksi dengan wanita ini, bahkan dengan bodohnya aku mengabaikan lengan yang menggantung di depanku tak bersambut. "Hei, aku Diandra," tegurnya. Aku terkesiap, ragu-ragu aku membalas jabatan tangan itu. "Raina." Ternyata banyak yang aku lewatkan di sini. Perihal perceraian Dinda dan Raka? Apa yang terjadi pada mereka berdua?
109.9K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as danni ashe
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status