Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wait At 24

Wait At 24

Kurasakan sekali lagi. Semuanya mengalir begitu saja, tanpa berpikir keras dan mencari ide tentang jalan cerita. Semua selesai dalam beberapa hari karena semua hal sudah tersimpan dikepalaku, di bayanganku, di khayalanku setiap hari Jadilah sebuah draft masa lalu yang berisi tentang rasaku dan sebuah komitmen, aku menamainya Wait at 24.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as day6 i wait
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Tapi soal perasaan, Ria tak bisa pastikan dia akan berhasil. Dalam hati gadis muda itu bunga-bunga sedang bermekaran. Seolah-oleh tangisya tadi tak pernah terjadi. Seakan-akan amarah dan kecewa dalam dirinya hanya angin lewat yang tak menyapa. Sementara itu, di sebelahnya, mata rantai-rantai mulai dikencangkan. Pupil mata membesar memastikan semua terpantau. Ria bersiaga menunggu sebuah pertempuran besar. Sebuah babak berhadapan dengan anaknya sendiri. Bel rumah berbunyi. Aru bersiap, seolah tahu pasti siapa yang datang. ***
1.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as day6 i wait
Read
+Library
My Wish

My Wish

Pandangan Alberth menyusuri sekeliling ruang kerjanya, semua meja milik pekerja lain telah kosong dan bersih, lampu-lampu yang menerangi ruangan itu juga sudah dipadamkan, dan tentunya langit berganti warna. "Apa yang kau lakukan di sini sedari tadi? Aku menunggumu di bawah dua jam lamanya. Besok memang hari Sabtu dan kita libur, namun bukan berarti kau bisa bersantai begini di kantor dan tak memikirkan diriku yang menunggumu" Zoya bersungut-sungut, ia tak habis pikir dengan kelakuan rekan kerjanya ini.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as day6 i wait
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

Naira sedang bersantai di dekat kolam ikan dengan memejamkan matanya dan duduk di sebuah kursi. Hari ini sudah hari minggu dan ia merasa sangat bosan. Terlebih lagi ucapan dari papanya Gibran selalu mengganggu isi pikirannya. Hal itu membuat Naira sangat ingin tahu isi di dalam paket yang sedang dikirim padanya. Semoga saja bukan bom, pikir Naira.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as day6 i wait
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Hima menorehkan tinta pada secarik kertas diatas meja kerjanya lalu mulai menuliskan sesuatu diatasnya: Untuk hati yang masih merindu, pada Ia yang selalu kita tunggu. Untuk hati yang masih menanti, menanti dengan cinta walau itu tak pasti. Iklhas cinta karena Allah, membuat penantian panjang yang tak kan pernah tersia kan.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as day6 i wait
Read
+Library
I Can See You

I Can See You

Dia hanya memikirkan kemungkinan terburuk tentang kepergian Sia ke toko roti dan belum juga kembali. Ivory meraba tubuh Yoan, dan pria itu sama sekali tidak menyadarinya. Dia terus bergerak untuk niat memuaskan dan terpuaskan. Gesekan demi gesekan belum juga menyadarkan Yoan. Ivory hampir saja kesal ketika akhirnya, di menit ke enam Yoan terdengar mengerang pelan. “Apa yang kau lakukan, Ivory Evangeline?” Kedua mata Yoan akhirnya terkunci pada wajah klasik penuh pesona milik Ivory.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as day6 i wait
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

#Part_13 Malam sudah sangat larut, tetapi Rayi masih terjaga di dalam kamar. Ditemani suara riuh nyanyian jangkrik, angannya jauh berkelana. Putra Anjani itu merasa sangat gelisah membayangkan yang 'kan terjadi di hari esok. Hingga pukul setengah empat, Rayi masih juga belum dapat memejamkan mata. Angannya semakin tak menentu memikirkan Raya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as day6 i wait
Read
+Library
HEY DUDA, I LOVE YOU

HEY DUDA, I LOVE YOU

Karina yang sudah sampai di sekolah tampak menunggu kedatangan Robi di pintu gerbang sekolah dengan perasaan yang sangat gelisah, dirinya merasa begitu yakin bahwa Robi marah kepadanya karena ia tidak bisa menepati janjinya untuk melihat balapan motor yang dilakukan Robi semalam. “Robi pasti marah karena aku tidak datang untuk melihat balapan motornya semalam…” gumam Karina mondar-mandir saat menunggu kedatangan Robi di depan gerbang sekolah.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as day6 i wait
Read
+Library
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Dan kini, entah hanya untuk sementara atau untuk selamanya Bumi yang menggantikan tugas Dio itu. Berulang kali Bumi melihat ke arah pintu gerbang, tampak pemuda itu sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Bia. Memainkan ponselnya sambil berbalas pesan menjadi kegiatan Bumi kala menunggu Bia keluar. Berulang kali Bumi hembuskan napas secara kasar, seolah ingin melepaskan segala beban yang bergelayut manja di pundaknya.
9.5561.2K viewsCompletedAdded to Library 20.2K Times as day6 i wait
Show Reviews (71)
Read
+Library
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Heny Wulan
Nice story... plot twist nya keren, ga ketebak, kyknya bnyak banget rahasia, jd bacanya pun ga bs di-skip. Alurnya jg enak bacanya, ga membosankan. Semoga tetap konsisten sampai akhir. Semangat kak author...
Read All Reviews
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

“Mulai sekarang juga, kamu nggak perlu lagi bantu-bantu di warung. Biar Tegar sama Ajeng yang urus. Kamu fokus saja sama program kehamilan. Ibu kasih waktu kamu, enam bulan.” Nisma terperanjat. Apa maksudnya dengan waktu enam bulan? Nisma melihat Tegar, yang hanya diam memandang meja, begitu juga dengan bapak mertuanya. Dia melihat wajah Ajeng, yang tampak tak merasa bersalah. “Kalau sampai enam bulan ini kamu nggak juga hamil, kamu Ibu kasih dua pilihan,” sambung Ibu mertuanya. Nisma menelan ludah. Apalagi ini? Kenapa harus ada pilihan?
911 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as day6 i wait
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status