Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Reuni

Reuni

Hari ini Dimas dan Asti Hasan telah melewati malam panjang bersama yang pastinya tidak akan pernah terlupakan oleh mereka. Asti dalam balutan lingerie merah masih menikmati kenyamanan di dalam dekapan Dimas, begitupun dengan Dimas. Mereka bahkan lupa dengan status mereka saat ini yang sudah berkeluarga dan memiliki keturunan. Sama sekali mereka tidak memperdulikan perasaan pasangan mereka masing-masing seperti apa hancurnya jika mengetahui apa yang sudah mereka perbuat di kamar hotel ini.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Sampai di tahun kesembilan, captionnya berubah. 9th. You can keep my words. This is the time, SG. *** Bersambung
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Aku tidak memberitahunya bahwa sebenarnya ini adalah rumah ke-100 yang dia berikan padaku. Ketika Josh mengejarku, aku menolaknya sebanyak 99 kali. Dia mencintaiku dengan begitu gigih. Jadi, setelah dia menyatakan cinta sebanyak 100 kali padaku, kami menikah. Cintanya padaku tidak bertahan lama, hanya bertahan sampai hari di mana Livy pulang ke dalam negeri. Hari itu juga adalah hari peringatan satu tahun pernikahanku dengan Josh.
16.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Nominalnya setara dengan sebuah jumlah yang bisa membeli rumah mewah di kawasan Pondok Indah ataupun Menteng. Jevan bermain dengan ketenangan yang menakutkan. Setiap kartu yang dibuka dealer seolah sudah ia perkirakan. Tangan pertama, Jevan menang. Ia melipatgandakan taruhannya. Di tangan kedua, ketegangan memuncak. Jevan membutuhkan kartu nilai delapan atau sembilan. Dealer membuka kartu terakhir dan Jevan menang telak.
856 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Xaviera tidak memiliki teman sama sekali. Dia mendorong trolinya menuju rak bagian daging. Xaviera menunduk untuk mengambil beberapa bungkus daging sapi favorit Speranza. Dia tersenyum dan menaruh setidaknya 12 bungkus. Speranza sangat menyukai daging tanpa banyak lemak itulah mengapa dia membeli daging di supermarket daripada di pasar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Waktu

Dalam Dekapan Waktu

Malam di musim dingin yang indah. Aku berdiri di tepian jalan yang hampir seluruhnya tertutupi oleh salju namun tak menyulutkan antusias semua orang untuk menikmati liburan, membuat suasana menjadi hangat. Hiasan natal tampak sudah menyemarakkan lingkungan. Pohon-pohon cemara tampak gemerlap dengan lampu dan dekorasinya. Anak-anak semangat untuk bertemu sinterklas bertubuh gempal hasil sumpalan kostumnya, khas dengan janggut putihnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Castle

Castle

Lucy Annestarickkast
"Aku yakin kau hanya perlu melangkah sampai hitungan ke sepuluh." "Aku harus melanjutkan hitunganku," ucapku sambil melanjutkan langkah kakiku dan Tom kembali menuntunku. "Dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, se—" "Berhenti!" Tom memberhentikan langkahku. "Ini sudah sepuluh langkah dan kau harus berhenti" Aku mendengar suara langkah kakinya yang bergerak ke belakangku. Kemudian dia melepaskan ikuatan penutup mataku.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 31 Last Episode C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Rey langsung menambah sentuhan akhir dari kejutan ini dengan memasang lampu warna-warni dan beberapa bunga palsu dan asli di samping kanan kiri tarub. Kemungkinan bunga mawar putih dan merah adalah bunga kesukaan Shasa. Hadi juga tak lupa membuat meja layaknya prasmanan dengan hiasan kain penutup yang disesuaikan, yakni putih dan gold.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Ting tong Bel apartemen berbunyi. Reihan pamit untuk membuka pintu. Seorang wanita dengan mini dress coklat muda berdiri di depan pintu apartemennya. Reihan tersenyum senang menyambut kedatangan kekasihnya. “Kok, nggak kasih tahu kalau mau datang?” membuka pintu lebih lebar. “Tadi aku ke rumah teman, terus aku pengin ketemu kamu, kangen.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Home

Home

16.05 Ruangan dekan tak terlalu luas. Temboknya berwarna putih tulang dan dilengkapi dengan beberapa furnitur, seperti: satu meja kayu yang dilengkapi dengan tiga kursi untuk dekan maupun pengunjung, satu meja kaca yang dilengkapi sofa panjang berwarna hitam, lemari berisikan beberapa dokumen penting, satu air conditioner, dan beberapa figura yang memajang foto sederet prestasi terbaik kampus.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai decem
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status