SABDA CINTA
Namun, ketika dia merasa sendiri, kesedihan itu terus melanda.
Dan lihatlah sekarang. Mata wanita itu tampak memanas. Di matanya ada emosi yang sangat memuncak, ada sebuah dendam yang tertanam, ada kekecewaan yang sangat mendalam, dan ada rasa sakit hati yang begitu menggebu. Sedih, amarah, emosi, dan kecewa, semua ada di dalam hati Cinta. Wanita itu memukuli dadanya yang terasa sakit. Dia tahan juga rasanya percuma, dia menyerah, pada akhirnya air matanya kembali jatuh untuk kesekian kalinya.
Cinta melihat Cika dan Vera sudah hilang dari pandangannya. Dia pun memutuskan untuk menaiki motornya, dan menjalankan motor itu dengan kecepatan sedang.