Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Myrrathis mengangkat tangannya perlahan, mengusap pipi Belliza dengan ibu jarinya. "Lalu?" "Dulu aku selalu berpikir..." Belliza menatap lurus ke dalam mata pria itu. "Tenang berarti hidup tanpa masalah, tanpa tangisan, tanpa rasa takut, atau tanpa kehilangan. Tapi sekarang aku tahu... ketenangan justru diuji saat semua itu datang secara bersamaan." Myrrathis menarik tubuh Belliza sedikit lebih dekat. "Lalu menurutmu," tanyanya pelan, "apa itu ketenangan?"
105.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Elea memperjelas. Belva melengkungkan mulutnya, membentuk bulan sabit terbalik dengan tatapan sendu berbinar pada Elea. Sekalipun permasalahannya belum memiliki jalan keluar, nyatanya hanya dengan mendengar ucapan Elea berhasil membuatnya lebih tenang.
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
BUKAN PERNIKAHAN BISNIS

BUKAN PERNIKAHAN BISNIS

tanya Yoona yang sudah panik. "Tenang sayang kita harus tenang, ok." "Tapi..." "Sudah berdoa saja semoga tak akan ada apa-apa." Ucap Raydan menenangkan istrinya. "Bella, menantuku maafkan Mommy nak."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

“Tenanglah… kau tidak boleh terlalu bersemangat.” Cal menenangkan jantungnya, senyum itu sedikit berlebihan untuk ditanggung dengan tenang. “Sabar… sabar…” Cal terus bergumam saat berjalan menghampiri rombongan. Menenangkan jantungnya butuh waktu yang agak lama.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 555 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

"Aku kembali padamu karena aku lelah. Lelah dengan drama, lelah dengan pertengkaran, lelah dengan perasaan yang naik turun seperti roller coaster. Aku pikir, bersamamu, aku bisa tenang." "Dan kamu tenang?" "Tenang sekali. Sampai-sampai aku lupa bagaimana rasanya merasakan sesuatu yang mendalam." Reno melepaskan genggaman tangannya, mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangan. "Tuhan, Alena. Kamu tahu betapa menyakitkan mendengar itu?" "Maafkan aku. Aku tidak bermaksud—"
3.6K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

Beberapa orang duduk santai di bangku pinggir jalan. Kami berjalan berdampingan, diam cukup lama. Sampai akhirnya aku bersuara, “Gue kangen ngerasa tenang. Bukan sekadar diem. Tapi, tenang.” Gasan tidak menoleh. Tapi langkahnya tetap sejajar. “Tenang itu mahal. Tapi, bukan berarti gak bisa dicicil.” Aku mengangkat alis. “Maksudnya?”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Berdamai dengan Takdir

Berdamai dengan Takdir

Dean menghampiri jendela besar dan membuka tirai yang menutupinya. "Tidak perlu, Dean. Bagiku ini sudah cukup." "Kamu tidak seperti wanita lain yang banyak maunya, itu yang aku suka darimu." "Kita hanya perlu memiliki sifat qanaah, merasa cukup dengan apa yang kita miliki supaya hidup lebih tenang. Lagipula kemewahan bukan sumber kebahagiaan," jelas Hanna.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Mas Dewangga menatapku dengan ekspresi tenang, seolah sudah mempersiapkan jawabannya. “Aku tidak mau kamu kepikiran, Sayang. Aku tahu kamu sudah stres dengan semua masalah ini, jadi aku hanya ingin kamu tenang dulu. Yang penting, sekarang kita bisa hidup lebih nyaman, tidak usah khawatir soal apa pun.”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
HIATUS

HIATUS

“Puji nama Tuhan-mu dan minta ketenangan darinya.” Perlahan, beban di bahuku luruh. Rasa aman yang entah datang darimana membuatku sedikit tenang.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
Cruel Boy

Cruel Boy

Tempat favoritnya untuk menenangkan diri. “Tenang.” Rafan mulai merebahkan diri dan menatap langit sore, lalu terusik saat musang kecil yang selalu menemaninya berlatih—muncul dan mulai bertingkah padanya. Rafan tanpa sadar, tersenyum tipis dan tangannya mulai terulur untuk mengelus bulu musang kecil.
9.725.2K viewsCompletedAdded to Library 856 Times as dengan mu tenang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status