The Blue Blood
Keringat mengucur dari dahi Ken ketika menyematkan cincin itu di jari Tania, cincin yang terbuat emas putih dan berhiaskan berlian yang didesain khusus untuk pernikahaan mereka, bahkan nama mereka terukir di bagian dalam badan cincin.
Dapat Ken lihat senyum itu merekah begitu indah. Sebuah senyum yang memancarkan kebahagiaan tidak terkira, berbanding terbalik dengan apa yang Ken rasakan pagi ini. Dada Ken begitu sesak, rasanya ia ingin berlari dan berteriak, namun kaki Ken seperti di borgol, membuat Ken tidak berkutik terlebih sepasang mata itu terus memandangi dirinya dengan sorot bahagia dan PUAS!
Hot Chapters